jump to navigation

INDAHNYA PERSAHABATAN 2 BLOGGER Agustus 13, 2010

Posted by elindasari in Lain-lain.
Tags: , , , , , , , , ,
13 comments

“Assalamualaikum mbak Linda, apa kabar?. Kemana acara weekend besok ?. Rencananya saya akan ke Jakarta besok Minggu tgl 1 Agustus 2010. Jika mbak tidak ada acara, siapa tahu kita bisa ketemu hari Minggu sore / malam. Tapi kalau mbak Linda sibuk, nggak apa-apa loh…Salam buat seluruh keluarga yah!”.

Demikian sebuah sms masuk ke hpku sa’at itu. Sebuah sms dari sahabat blogger yang sudah pernah bertatap muka dengan saya dan keluarga sebanyak 2 kali itu.

Nah, karena hpku sehari sebelumnya sempat tertinggal dirumah, so.. baru paginya sms itu saya balas. Kebetulan hari Sabtu pagi itu, bertepatan dengan event Lomba Kreasi Seni Merah Putih Summarecon 2010 yang akan kami gelar.

So…pagi itu sengaja saya berangkat pagi sekali, maklum sebagai ketua peyelanggara acara, saya harus memastikan segala sesuatunya sudah ok menjelang acara digelar.

Dan sms singkat sebagai balasan untuk seorang sahabat blogger bernama Tutinonka pun saya luncurkan:

“Walaikumsalam, mbak. Ma’af baru balas smsnya krn hp yang ini kemarin tertinggal dirumah. Ayo ketemuan dimana, jam berapa ?. Atau mbak Tuti mau diajak kemana, hehehe ?.”

Dan setelah agak siang, mbak Tuti membalas smsku:

“Waalaikumsalam mbak Linda, ma’af, baru sempet balas. Sejak pagi lagi sibuk raker di fakultas. Terima kasih mbak mau meluangkan waktu untuk bertemu saya. Besok saya kabari lagi ya, dimana kita ketemu. Ok, selamat berweekend bersama keluarga ya mbak. Salam hangat”.

Lalu saya pun kembali mengirim sms :
“Ok, see you mbak !”

Dan kembali dibalas mbak Tuti:
“Ok, see you. Keep in touch yach !”

Nah, keesokan paginya mbak Tuti kembali kirim info ke saya via sms:

“Selamat pagi mbak Linda. Saya sudah nyampe Jakarta nich. Bagaimana kalau nanti sore jam 6 ketemu di hotel saya ?. Kalau mau terus jalan juga nggak masalah. Merepotkan nggak ?. Saya nginep di hotel Ak****, jl Wakhid ****** 91 Jak***”

Sayapun menyanggupinya tentang janji perjumpaan kami nanti dgn membalas:

“Ok, mbak Tuti saya jemput di hotel yach, see you !”

Mbak Tutipun kembali menjawab :
“Ok thanks alot mbak !”

Sore Minggu itu, ternyata suasana jalan sedikit macet, sehingga saya tiba di hotel agak terlambat. Tepatnya terlambat 15 menit dari waktu yang kami janjikan.

Sayapun bergegas menaiki anak tangga menuju lobby sambil mengirim sms ke mbak Tuti yang menginfokan bahwa saya sudah tiba di tempat yang kami janjikan.

Nah, tak lama berselang kamipun berjumpa. Peluk dan ciumpun mengawali perjumpaan kami. Senyum mengembang dari wajah kami yang memancarkan kegembiraan akan perjumpaan kami untuk ketiga kalinya ini.

Obrolan kamipun dimulai. Kebetulan saya sa’at itu sengaja mengajak suami untuk menemani perjalanan kami nanti, maklum untuk daerah itu terus terang saya kurang hafal jalannya, sehingga saya sengaja bawa gandengan (suami) untuk sekaligus merangkap sebagai driver 2 buat isteri dan sahabatnya, hehehe.

(Jangan khawatir mbak, untuk urusan kopi darat sama mbak Tuti, sang suami sangat senang lho, karena dianya sendiri salah satu pengagum tulisan mbak Tuti. Apalagi pas tahu kalau kita berdua, ternyata nyambung banget untuk urusan segala macam, “Ibarat botol ketemu tutupnya !”, itu seloroh suamiku, tentang kita persahabatan kita berdua, hahaha. Mbak Tuti, tengok suamiku di pojok lagi nyengir kuda sa’at saya tulis artikel ini, hehehe)

So, sambil menunggu sang suami sholat maghrib kamipun memulai perbincangan.

Wow…ternyata mbak Tuti datang ke Jakarta sengaja ingin berjumpa dengan para sahabat blogger lainnya di Jakarta lho.

Wah-wah….benar-benar surprise, karena menurut mbak Tuti, mbak Imelda (sahabat kami) yang bermukim di Tokyo-Jepang itu, sedang berlibur di Jakarta, dan atas undangan mbak Imelda inilah beliau datang.

Dan mereka akan mengadakan jumpa bersama (kopi darat) dengan sahabat-sahabat blogger lainnya pada hari Senin, esok hari.

Duch, jadi sedikit menyesal nggak bisa ikut bergabung mbak, karena kesibukkan kantor nggak memungkinkan untuk ditinggal.

Mungkin kalau tahu jauh-jauh hari sebelumnya…mungkin saya bela-belain ambil cuti dech, hikhikhik…Tapi sudahlah..toh saya masih tetap bisa bertemu muka dengan sahabat saya satu ini, siapa lagi kalau bukan mbak Tutinonka yang brilliant.

O..yach hampir lupa…terima kasih atas titipan salamnya yach Septa alias Den Ata…Kapan kita bisa saling berjumpa juga yach den, hehehe ? Titipan salamnya via mbak Tuti sudah saya terima lengkap 100%, hahaha…

Tak lama berselang akhirnya, kami memutuskan untuk meninggalkan lobby hotel menuju sebuah rumah makan yang menyajikan menu khas masakan Sunda di bilangan Jakarta Timur.

Ei…ternyata disana ada live musik lengkap dengan penyanyinya lho. Sambil menemani kami bersantap malam, terdengar alunan lagu “Kaulah segalanya” Ruth Sahanaya yang dibawakan dengan merdu oleh seorang biduawanita.

Sebelumnya sempat mengalun lagu berirama Melayu “Fatwa Pujangga” yang dinyanyikan lumayan mempesona oleh seorang biduwan. Jadi ingat album utk para sahabat yang dibuat oleh mbak Tutinonka tempo hari, oi…

Saya jadi membayangkan kalau kita berjumpa nggak hanya bertiga (mbak tuti, Elinda dan suami Elinda). Pasti panggung itu sudah diserbu oleh penyanyi-penyanyi dadakan para sahabat blogger lainnya. Betul nggak mbak ?.

Apalagi kalau ada Jeung Lala, blogger asal Surabaya…hem pasti Jeung Lala jadi salah satu biduwanitanya dech. (hai La, apa kabar…namamu ikut disebut disini lho, hehehe)

Sambil menikmati juice jagung manis yang ternyata terasa lumayan Yummy, kamipun saling bercerita aktivitas kami akhir-akhir ini. Dan photo berduapun tak kami lewatkan.

Cizzz senyum pun kami tebar, seindah hati 2 orang sahabat yang girang. Hasil bidikan suami tercinta oi…

Erna alias Elindasari & Mbak Tuti alias Tutinonka sa'at Tatap Muka 1 Agustus 2010

Erna alias Elindasari & Mbak Tuti alias Tutinonka sa'at Tatap Muka 1 Agustus 2010

Setelah makan malam, sambil menuju perjalanan pulang ke hotel, sengaja suamiku mengajak keliling sejenak seputar kota Tua Jakarta.

Meliputi jalan seputar monas, museum kota, museum wayang, museum bank mandiri, museum BI dan seputar Hayam Wuruk dan Gajah Mada.

Sambil teatp berceloteh (yang jadi ciri khas saya tentunya, hahaha), saya menunjukkan beberapa lokasi yang lumayan bagus untuk dijadikan alternatif tempat kunjungan mbak Tuti.

Sekitar jam 21.10 , mobil yang kami tumpangi mendarat dengan mulus di muka hotel. Kamipun saling berpamitan & berpelukan. Sebelum berpamitan mbak Tuti sempat memberikan sebuah cindera mata yang dibungkus dengan motif bunga.

Look so nice !, jujur saya jadi sedikit malu, karena saya nggak sempat mikirkan cindera mata buat mbak Tuti…hahaha…

“Terima kasih banyak lho mbak Tuti sudah ditraktir dinner berdua suami, plus diberi cindera mata pula”.

“Terima kasih pula atas jalinan persahabatan kita selama ini. Saya sangat menikmati indahnya persahabat kita. Meski terkadang karena kesibukkan masing-masing kita hanya dapat ber-say hello ria lewat blog, namun hal itu tak manghalangi indahnya persahabatan yang kita jalin”.

Thanks alot for all, see you and I always miss you so much !!!

Sekian sepenggal cerita indahnya persahabatan 2 blogger (Elindasari sang Bintang” dengan Tutinonka sang empunya Tutinonka Veranda / TV”) ini.

Semoga memberi manfa’at dan inspirasi.

Iklan

KADO SPESIAL DARI SEORANG SAHABAT Mei 18, 2009

Posted by elindasari in Renungan.
Tags: , , , , , , , , ,
4 comments
Kado Special dari seorang Sahabat

Kado Special dari seorang Sahabat

Seperti biasa, setiap hari Sabtu (jika hari libur), kegiatan pagi saya isi dengan memasak untuk keluarga tercinta. Maklum jika hari kerja, mulai dari hari Senin sampai Jum’at biasanya urusan memasak lebih saya serahkan kepada si mbak, meski untuk urusan menu tetap saya yang kontrol.

So..jika para sahabat main ke rumah saya, tak jarang mereka akan ngeledek dan menggoda saya, karena mereka akan membaca sesuatu di ruang makan keluarga saya. Yach, terdapat daftar menu untuk 30 hari kedepan yang saya laminating lengkap dengan gambar-gambar yang lucu yang saya tempel dgn magnet di kulkas sehingga akan jadi pemandangan yang unik, dekat meja makan keluarga saya.

Saya sengaja membuat menu selama 1 bulan setelah berkonsultasi, lebih tepatnya bernego dulu dengan putra saya yang tertua (+/- 10 tahun), tentang menu yang akan dinikmatinya selama 1 bulan ke depan selama saya nggak ada dirumah alias di kantor, termasuk hari Sabtu dan Minggu. Hanya pengecualiannya kalau hari Sabtu atau Minggu yang jadi coki-nya saya, hahaha .

Sedangkan untuk putraku yang kedua menunya lebih special krn masih nasi tim dan sejenisnya. Nah kalau ini susternya yang masak & bikin menu, hihihi…

Tiba-tiba ketika saya lagi heboh memasak, kebetulan hari ini saya lagi coba masak rendang untuk makan siang, Pangeran putraku yang tertua setengah berteriak memanggilku sambil menghampiriku, “Mama, ini ada paket untuk mama !”.

“Hem, dari siapa Pangeran”, tanyaku karena tanganku masih sibuk mengaduk-ngaduk kuah rendang yang mulai menyusut, dan aromanya yang mulai tercium harum dan sedap, hahaha….nah kalau yang ini muji sendiri qiqiqi…

“Dari Tutinonka, Jogjakarta, ma…ini teman mama yach ?”, tanya Pangeran bak seorang detektif.

“Hah, dari mbak Tuti ?”, sini coba mama lihat, terima kasih yach Pangeran !”,ujarku lagi dengan wajah yang berbinar sambil mengusap rambutnya yang mulai basah karena keringat.

Setelah beberapa sa’at kemuadian, saya dan Pangeran segera bergegas membuka paket special itu.
(lebih…)