jump to navigation

DUNIA BLOGGER ITU INDAH September 27, 2010

Posted by elindasari in Lain-lain.
Tags: , , , , , , , , , ,
27 comments
Tatap Muka 11 Blogger (27 09 2010) Restaurant Riung Sunda Hotel Formule 1 Cikini Jkt

Tatap Muka 11 Blogger (27 09 2010) Restaurant Riung Sunda Hotel Formule 1 Cikini Jkt

Bertempat di Restaurant Riung Sunda Hotel Formule 1 Cikini Jakarta, hari Minggu pukul 19.00 wib sd 21.40 wib para blogger ini bertatap muka.

Perjumpaan ini di komandani oleh Pakde Cholik yang terkenal dgn “Blog Camp” nya dan tentu saja ditemani sang isteri tercinta budhe “Ipung”, EO diketuai oleh mbak Iyha.

Acara jumpa blogger ini berlangsung meriah soudara-sodara.
Gimana nggak seru komandan pasukan dipimpin langsung oleh empunya kumis “Pakde Cholik” yang kocak abis nggak hanya di dunia maya.

Kloter Awal Pria

Kloter Awal Pria

Selanjutnya,

Kloter Awal

Kloter Awal

Hadir dlm jumpa blogger kali ini, Bunda Ly (Mantan Pramugari), Mas Gus (a.k.a tidak mirip Upin), Mbak Is, Kang Isro (Ontelers Batavusqu), Putri Sailormoon, Julie (Gerhana Coklat), Iyha (nya Nakho), Pyan RH, Om Trainer (NH) dan pastinya saya sendiri Elindasari (Bintang).

Tawa canda mengisi perjumpaan kami ini.

Sambil menyantap hidangan bermenu komplit, mulai dari ayam goreng, ayam bakar, gurame goreng, sup gurame, udang goreng, udang bakar, tahu & tempe goreng, sayur asem, karedok, lalapan, cah tauge dan berbagai minuman penggungah selera, kami para blogger benar-benar dimanjakankan, sodara-sodara.

Sebahagian Santapan...Yummy.....

Sebahagian Santapan...Yummy.....

Ibarat pepatah “Perut kenyang, hatipun riang” hahaha….(gimana nggak senang, wong ada bandarnya rek, hahaha…sering-sering aja pakde, hihihihi)

Dan belum habis disitu aja ceritanya, sodara-sodara

Ada event buka kado oleh om NH yang kebetulan bbrp hari lalu berulang tahun.

Eit…ternyata Om Trainer dapat kado istimewa dari Juli lho…ayo Om dipamerin hadiahnya, hahahaha.

Hadiah Ultah utk Om Trainer

Hadiah Ultah utk Om Trainer

Sip kita doiain “Semoga panjang umur, sehat, senantiasa berbahagia…pokoknya semua yang baik-baik dech Om !”. Amien.

Dan session demi session fotopun tak ketinggalan. Kegembiraan & kebahagian para bloggerpun mengalir.

Dan ada moment dimana kita para blogger mempraktekkan gaya khas Om Trainer, …Cizzz jadilah foto dgn Kita dengan gaya “Sedakep” wahahaha…teuteppp yang paling khas yang empunya tentunya…siapa lagi kalau bukan Om NH, hahaha….

Ber 11 fose sedakep

Ber 11 fose sedakep

Begitulah sodara-sodara secuil cerita nyata yang mengisahkan betapa “Dunia Blogger itu Indah”.

Jalinan persahabatan, persaudaraan ini mengalir tak dibatasi oleh latar belakang, usia, dll. Pokoknya membaur dan meyatu bagaikan suatu Keluarga Besar.

Satu pelajaran positif yang dapat dipetik dari sini bahwa:

“Jalinan persahabatan & persaudaraan itu ternyata dapat dirintis lewat apa saja. Selama niat kita baik, insya Allah semuanya berjalan MULUS, LANCAR dan yang penting semakin menambah Sahabat dan Saudara !”.

“YES I LOVE IT !!!”
Empat jempol tentang dunia blogger yang indah ini. Nah para sahabat yang lain pada kepengen khan. Ayuk kapan kita kopdar juga ???

Tulisan serupa juga diposting di :

ELEVEN LEARN TO SEDAKEPhttp://theordinarytrainer.wordpress.com/2010/09/26/eleven-learn-to-sedakep/

Riung Sunda Happy Hourhttp://abdulcholik.com/2010/09/27/riung-sunda-happy-hour/

Dll… (hahaha…belum sempet check lagi….)

Semoga tulisan ini bermanfa’at & memberi inspirasi.

Iklan

INDAHNYA PERSAHABATAN 2 BLOGGER Agustus 13, 2010

Posted by elindasari in Lain-lain.
Tags: , , , , , , , , ,
13 comments

“Assalamualaikum mbak Linda, apa kabar?. Kemana acara weekend besok ?. Rencananya saya akan ke Jakarta besok Minggu tgl 1 Agustus 2010. Jika mbak tidak ada acara, siapa tahu kita bisa ketemu hari Minggu sore / malam. Tapi kalau mbak Linda sibuk, nggak apa-apa loh…Salam buat seluruh keluarga yah!”.

Demikian sebuah sms masuk ke hpku sa’at itu. Sebuah sms dari sahabat blogger yang sudah pernah bertatap muka dengan saya dan keluarga sebanyak 2 kali itu.

Nah, karena hpku sehari sebelumnya sempat tertinggal dirumah, so.. baru paginya sms itu saya balas. Kebetulan hari Sabtu pagi itu, bertepatan dengan event Lomba Kreasi Seni Merah Putih Summarecon 2010 yang akan kami gelar.

So…pagi itu sengaja saya berangkat pagi sekali, maklum sebagai ketua peyelanggara acara, saya harus memastikan segala sesuatunya sudah ok menjelang acara digelar.

Dan sms singkat sebagai balasan untuk seorang sahabat blogger bernama Tutinonka pun saya luncurkan:

“Walaikumsalam, mbak. Ma’af baru balas smsnya krn hp yang ini kemarin tertinggal dirumah. Ayo ketemuan dimana, jam berapa ?. Atau mbak Tuti mau diajak kemana, hehehe ?.”

Dan setelah agak siang, mbak Tuti membalas smsku:

“Waalaikumsalam mbak Linda, ma’af, baru sempet balas. Sejak pagi lagi sibuk raker di fakultas. Terima kasih mbak mau meluangkan waktu untuk bertemu saya. Besok saya kabari lagi ya, dimana kita ketemu. Ok, selamat berweekend bersama keluarga ya mbak. Salam hangat”.

Lalu saya pun kembali mengirim sms :
“Ok, see you mbak !”

Dan kembali dibalas mbak Tuti:
“Ok, see you. Keep in touch yach !”

Nah, keesokan paginya mbak Tuti kembali kirim info ke saya via sms:

“Selamat pagi mbak Linda. Saya sudah nyampe Jakarta nich. Bagaimana kalau nanti sore jam 6 ketemu di hotel saya ?. Kalau mau terus jalan juga nggak masalah. Merepotkan nggak ?. Saya nginep di hotel Ak****, jl Wakhid ****** 91 Jak***”

Sayapun menyanggupinya tentang janji perjumpaan kami nanti dgn membalas:

“Ok, mbak Tuti saya jemput di hotel yach, see you !”

Mbak Tutipun kembali menjawab :
“Ok thanks alot mbak !”

Sore Minggu itu, ternyata suasana jalan sedikit macet, sehingga saya tiba di hotel agak terlambat. Tepatnya terlambat 15 menit dari waktu yang kami janjikan.

Sayapun bergegas menaiki anak tangga menuju lobby sambil mengirim sms ke mbak Tuti yang menginfokan bahwa saya sudah tiba di tempat yang kami janjikan.

Nah, tak lama berselang kamipun berjumpa. Peluk dan ciumpun mengawali perjumpaan kami. Senyum mengembang dari wajah kami yang memancarkan kegembiraan akan perjumpaan kami untuk ketiga kalinya ini.

Obrolan kamipun dimulai. Kebetulan saya sa’at itu sengaja mengajak suami untuk menemani perjalanan kami nanti, maklum untuk daerah itu terus terang saya kurang hafal jalannya, sehingga saya sengaja bawa gandengan (suami) untuk sekaligus merangkap sebagai driver 2 buat isteri dan sahabatnya, hehehe.

(Jangan khawatir mbak, untuk urusan kopi darat sama mbak Tuti, sang suami sangat senang lho, karena dianya sendiri salah satu pengagum tulisan mbak Tuti. Apalagi pas tahu kalau kita berdua, ternyata nyambung banget untuk urusan segala macam, “Ibarat botol ketemu tutupnya !”, itu seloroh suamiku, tentang kita persahabatan kita berdua, hahaha. Mbak Tuti, tengok suamiku di pojok lagi nyengir kuda sa’at saya tulis artikel ini, hehehe)

So, sambil menunggu sang suami sholat maghrib kamipun memulai perbincangan.

Wow…ternyata mbak Tuti datang ke Jakarta sengaja ingin berjumpa dengan para sahabat blogger lainnya di Jakarta lho.

Wah-wah….benar-benar surprise, karena menurut mbak Tuti, mbak Imelda (sahabat kami) yang bermukim di Tokyo-Jepang itu, sedang berlibur di Jakarta, dan atas undangan mbak Imelda inilah beliau datang.

Dan mereka akan mengadakan jumpa bersama (kopi darat) dengan sahabat-sahabat blogger lainnya pada hari Senin, esok hari.

Duch, jadi sedikit menyesal nggak bisa ikut bergabung mbak, karena kesibukkan kantor nggak memungkinkan untuk ditinggal.

Mungkin kalau tahu jauh-jauh hari sebelumnya…mungkin saya bela-belain ambil cuti dech, hikhikhik…Tapi sudahlah..toh saya masih tetap bisa bertemu muka dengan sahabat saya satu ini, siapa lagi kalau bukan mbak Tutinonka yang brilliant.

O..yach hampir lupa…terima kasih atas titipan salamnya yach Septa alias Den Ata…Kapan kita bisa saling berjumpa juga yach den, hehehe ? Titipan salamnya via mbak Tuti sudah saya terima lengkap 100%, hahaha…

Tak lama berselang akhirnya, kami memutuskan untuk meninggalkan lobby hotel menuju sebuah rumah makan yang menyajikan menu khas masakan Sunda di bilangan Jakarta Timur.

Ei…ternyata disana ada live musik lengkap dengan penyanyinya lho. Sambil menemani kami bersantap malam, terdengar alunan lagu “Kaulah segalanya” Ruth Sahanaya yang dibawakan dengan merdu oleh seorang biduawanita.

Sebelumnya sempat mengalun lagu berirama Melayu “Fatwa Pujangga” yang dinyanyikan lumayan mempesona oleh seorang biduwan. Jadi ingat album utk para sahabat yang dibuat oleh mbak Tutinonka tempo hari, oi…

Saya jadi membayangkan kalau kita berjumpa nggak hanya bertiga (mbak tuti, Elinda dan suami Elinda). Pasti panggung itu sudah diserbu oleh penyanyi-penyanyi dadakan para sahabat blogger lainnya. Betul nggak mbak ?.

Apalagi kalau ada Jeung Lala, blogger asal Surabaya…hem pasti Jeung Lala jadi salah satu biduwanitanya dech. (hai La, apa kabar…namamu ikut disebut disini lho, hehehe)

Sambil menikmati juice jagung manis yang ternyata terasa lumayan Yummy, kamipun saling bercerita aktivitas kami akhir-akhir ini. Dan photo berduapun tak kami lewatkan.

Cizzz senyum pun kami tebar, seindah hati 2 orang sahabat yang girang. Hasil bidikan suami tercinta oi…

Erna alias Elindasari & Mbak Tuti alias Tutinonka sa'at Tatap Muka 1 Agustus 2010

Erna alias Elindasari & Mbak Tuti alias Tutinonka sa'at Tatap Muka 1 Agustus 2010

Setelah makan malam, sambil menuju perjalanan pulang ke hotel, sengaja suamiku mengajak keliling sejenak seputar kota Tua Jakarta.

Meliputi jalan seputar monas, museum kota, museum wayang, museum bank mandiri, museum BI dan seputar Hayam Wuruk dan Gajah Mada.

Sambil teatp berceloteh (yang jadi ciri khas saya tentunya, hahaha), saya menunjukkan beberapa lokasi yang lumayan bagus untuk dijadikan alternatif tempat kunjungan mbak Tuti.

Sekitar jam 21.10 , mobil yang kami tumpangi mendarat dengan mulus di muka hotel. Kamipun saling berpamitan & berpelukan. Sebelum berpamitan mbak Tuti sempat memberikan sebuah cindera mata yang dibungkus dengan motif bunga.

Look so nice !, jujur saya jadi sedikit malu, karena saya nggak sempat mikirkan cindera mata buat mbak Tuti…hahaha…

“Terima kasih banyak lho mbak Tuti sudah ditraktir dinner berdua suami, plus diberi cindera mata pula”.

“Terima kasih pula atas jalinan persahabatan kita selama ini. Saya sangat menikmati indahnya persahabat kita. Meski terkadang karena kesibukkan masing-masing kita hanya dapat ber-say hello ria lewat blog, namun hal itu tak manghalangi indahnya persahabatan yang kita jalin”.

Thanks alot for all, see you and I always miss you so much !!!

Sekian sepenggal cerita indahnya persahabatan 2 blogger (Elindasari sang Bintang” dengan Tutinonka sang empunya Tutinonka Veranda / TV”) ini.

Semoga memberi manfa’at dan inspirasi.

KIRIMAN PEMPEK DARI SAHABAT BLOGGER “YUK HENNY” Juli 21, 2010

Posted by elindasari in Artikel.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,
28 comments
pempek & cuko asli Palembang

pempek & cuko asli Palembang

Bip..bip..bip hpku berbunyi tanda sebuah sms masuk. Karena sedang meeting aku membuka isi sms dengan perlahan. Ternyata assisten rumah tanggaku mengirimkan sms yang isinya :

“Bu, ma’af nganggu senbentar, ini ada kiriman pempek, apakah mau langsung di buka krn saya khawatir nanti takut rusak”.
Aku yang membaca kata-kata “Pempek” sontak tersenyum, lah…wong itu makanan kegemaran kami sekeluarga besar, malah tepatnya makanan favorit, hahaha….

So…tanpa a,i,u,e,o sms itupun kubalas dengan kilat tanpa nanya pengirimnya segala. (Maklum kalau dengar kata “Pempek” biasanya langsung kalap, wakakak…)

“Yach Is, kamu langsung buka, cuci dan kukus seperti biasanya, nanti malam tinggal digoreng, thks !”

Lalu lanjut meeting lagi dech. Maklum masih jam kantor, hehehe…

Tak lama kemudian meetingpun selesai. Eit, HPku berbunyi lagi…bip..bip..bip tanda sms masuk lagi.

Kali ini dari sahabat blogger saya yang tinggal di Jogja. Si Empunya Blog TV di http://tutinonka.wordpress.com, penyuka kerudung warna merah yang orangnya asyik punya, siapa lagi kalau bukan mbak “Tutinonka”.

Bunyi smsnya:

“Hallo mbak Linda, apa kabar ? Masih dikantor sibuk ya…Dipostingan Henny Rupita ttg pempek yg dipublish diblog saya, dia minta saya memilih satu komentator utk dikiriminya pempek asli dari Palembang.

Nah, saya memilih mbak Linda. Jadi kalau hari ini atau besok ada kiriman pempek ke rumah mbak, itu dari Henny. Semoga bisa dinikmati bersama seluruh keluarga”.

Salam buat mas Dicky, Farid dan Ghalib yaa…

Oooooo…ternyata paket pempek tadi itu dari Yuk Henny, atas pilihan mbak Tutinonka….hahaha….tak kirain dari adikku…hihihi….(maklum biasanya adikku yang kebetulan masih tinggal di Palembang suka juga memberikan surprise dgn mengirim pempek dan sejenisnya, hahaha).

Ternyata dari pengirim yang sangat istimewa, seorang sahabat blogger yang tinggal di Lubuk Linggau. Duch…jadi senang banget, gimana nggak senang…lah wong saya belum pernah berjumpa langsung tapi dengan baik hatinya “Yuk Henny” ini mengirimi saya pempek asli dari Palembang. Yuk Henny ini pemilik dari blog : http://hennymamaping.multiply.com
Lalu, sms dgn mbak Tutipun berlanjut, “Bla…bla…bla….sebagai ucapan terima kasih, dll sampai menanyakan no hp Yuk Henny segala”.

Tapi sayang kedua nomor Yuk Henny ketika saya sms dan saya call tidak bisa. Mungkin ada trouble network yach Yuk Henny ?.
Tapi lewat postingan ini saya & keluarga ingin mengucapkan :

“Terima kasih banyak atas kiriman pempeknya yang lemak nian yuk. Karena sudah merepotkan ayuk. Semoga suatu hari kita bisa saling bertemu langsung. Salam juga buat keluarga Yuk Henny di Lubuk Linggau yach !”. salam hangat dari Elindasari & Keluarga.

Juga buat mbak Tutinonka yang baik hati (sambil ngalirik manis kepada sang Empunya blog TV ini).

“Terima kasih yach mbak Tuti, karena telah memilih saya untuk dikirimi pempek dari Yuk Henny. Hem…pempeknya mantap banget…Enak sekali…Kapan-kapan kalau mampir ke Jakarta kita makan pempek bareng yach mbak Tuti, hahaha….”

Nah, agar para pembaca blog tidak penasaran ini saya tampilkan foto hidangan pempek dari Yuk Henny yang menggoda itu. Aromanya pempek dan cukanya membuat orang akan langsung ingin menyantapnya. Hem…pokoknya pempek asli Palembang benar-benar mantap…Lemak nian oi….

pempek dari Yuk Henny

pempek dari Yuk Henny

Pempek Adaan, Lenjer, Telor Kecil, Lenjer rebus dari Yuk Henny

Pempek Adaan, Lenjer, Telor Kecil, Lenjer rebus dari Yuk Henny

Sambil menyantap hidangan pempek bersama keluarga dalam hati saya berkata, “Oooo…indahnya persahabatan dari dunia perbloggeran, so…nice….!”.

Semoga tulisan tsb memberikan inspirasi & manfa’at.

KADO SPESIAL DARI SEORANG SAHABAT Mei 18, 2009

Posted by elindasari in Renungan.
Tags: , , , , , , , , ,
4 comments
Kado Special dari seorang Sahabat

Kado Special dari seorang Sahabat

Seperti biasa, setiap hari Sabtu (jika hari libur), kegiatan pagi saya isi dengan memasak untuk keluarga tercinta. Maklum jika hari kerja, mulai dari hari Senin sampai Jum’at biasanya urusan memasak lebih saya serahkan kepada si mbak, meski untuk urusan menu tetap saya yang kontrol.

So..jika para sahabat main ke rumah saya, tak jarang mereka akan ngeledek dan menggoda saya, karena mereka akan membaca sesuatu di ruang makan keluarga saya. Yach, terdapat daftar menu untuk 30 hari kedepan yang saya laminating lengkap dengan gambar-gambar yang lucu yang saya tempel dgn magnet di kulkas sehingga akan jadi pemandangan yang unik, dekat meja makan keluarga saya.

Saya sengaja membuat menu selama 1 bulan setelah berkonsultasi, lebih tepatnya bernego dulu dengan putra saya yang tertua (+/- 10 tahun), tentang menu yang akan dinikmatinya selama 1 bulan ke depan selama saya nggak ada dirumah alias di kantor, termasuk hari Sabtu dan Minggu. Hanya pengecualiannya kalau hari Sabtu atau Minggu yang jadi coki-nya saya, hahaha .

Sedangkan untuk putraku yang kedua menunya lebih special krn masih nasi tim dan sejenisnya. Nah kalau ini susternya yang masak & bikin menu, hihihi…

Tiba-tiba ketika saya lagi heboh memasak, kebetulan hari ini saya lagi coba masak rendang untuk makan siang, Pangeran putraku yang tertua setengah berteriak memanggilku sambil menghampiriku, “Mama, ini ada paket untuk mama !”.

“Hem, dari siapa Pangeran”, tanyaku karena tanganku masih sibuk mengaduk-ngaduk kuah rendang yang mulai menyusut, dan aromanya yang mulai tercium harum dan sedap, hahaha….nah kalau yang ini muji sendiri qiqiqi…

“Dari Tutinonka, Jogjakarta, ma…ini teman mama yach ?”, tanya Pangeran bak seorang detektif.

“Hah, dari mbak Tuti ?”, sini coba mama lihat, terima kasih yach Pangeran !”,ujarku lagi dengan wajah yang berbinar sambil mengusap rambutnya yang mulai basah karena keringat.

Setelah beberapa sa’at kemuadian, saya dan Pangeran segera bergegas membuka paket special itu.
(lebih…)

SEPOTONG KATA MA’AF BUAT SAHABATKU “MARS” Februari 12, 2009

Posted by elindasari in puisi.
Tags: , , , , , , , ,
115 comments

Pagi ini ketika saya membaca salah satu komentar dalam blog saya, ada seorang blogger bernama “Mida”yang minta di buatkan puisi buat sahabatnya. Sepertinya Mida sedang bertengkar / berselisih / marahan dengan sahabatnya, dan ingin minta ma’af kepada sahabatanya itu.

Dari komentarnya juga saya menangkap sepertinya Mida sangat menginginkan kalau sahabatnya ini mau mema’afkan dirinya dan hubungan persabahatan mereka kembali terjalin indah seperti sedia kala.

Nah, berhubung blogger ini nggak memberitahukan nama sahabatnya itu disini saya coba ganti dengan sebutan “Mars”,hehehe…biar nama sahabatnya ini jadi sedikit unik.

Ok, untuk blogger “Mida” yang minta dibuatkan puisinya tadi, semoga puisi ini bisa memenuhi permintaannya, semoga berhasil menjalin tali persahabatanmu lagi. Bagi bloger yang lain kebetulan menemui kasus serupa, siapa tahu ini bisa dijadikan reference, atau sekedar menghibur.
Ok, selamat menyimak puisinya:

sepotong-kata-maaf-untuk-sahabat1

SEPOTONG KATA MA’AF BUAT SAHABATKU
“MARS”

Mars, Sahabatku !
Masihkan kau berkenan kusapa Sahabatku ?

Sungguh aku sangat “menyesal”, Mars,
Apakah penyesalanku ini masih berguna bagi seorang “Mars”?

(Aku sangat tahu jawabanmu, sahabat…)
(“Penyesalan tak ada gunanya, Nasi sudah jadi bubur !”)

Tapi, dihari ini aku ingin kau tetap tahu…
Aku sangat menyesal & penyesalan itu hanya dapat ku rasakan dalam hatiku sendiri,
Sungguh aku sangat menyesali, atas apa yang telah kulakukan padamu,

Aku sangat tahu sahabat,
Kau pasti kesal, marah, kecewa bahkan mulai benci padaku,
Aku sangat tahu sahabat,
Ada sepotong hati yang luka karena kelakuanku,

Mars, Sahabatku !
Masihkan kau mau mendengar suaraku Sahabat ?

Sudilah kau mema’afkanku,
Atas yang telah kulakukan padamu,
Ma’afkan kekhilafanku,
Sungguh aku mohon ma’afkan sahabat…

Mars, Sahabatku !
Masihkan kau rasa aku seorang Sahabat bagimu ?

Aku tak ingin jika aku kehilangan sahabat sepertimu,
Aku tak mau jauh dari seorang sahabat sepertimu,
Aku tak rela hari-hari ini hampa karena marah yang ada di hatimu,

Mars, sahabatku,
Yang ku mau hanyalah kata ma’af darimu

(Meski aku sangat tahu)
(Mungkin aku memang tak pantas kau ma’afkan)

Tapi kuberharap dan mohon dengan sangat,
Sepotong kata Ma’af,…ma’af…. & ….ma’af darimu,

Sekali lagi aku hanya minta sepotong darimu,
Maa’afkan aku, Sahabatku Mars…

(Semoga jika kau berkenan memberikan sepotong kata itu untukku, )
(Semoga kau akan tetap berkenan menaburkan tinta warna yang indah, )
(Bagi persahabatan kita, )

Aku tak pernah bosan menunggu,
Agar Kau, Aku, Kita selalu seindah pesona warna dalam hati,
Dalam hati sanubari “Persahabatan Kita”

(Puisi ini merupakan penyesalanku yang hanya bisa kuungkapkan lewat taburan tinta,
dan aku harap “MA’AF” darimu “Mars” Sahabatku)

Puisi ini kepersembahkan untuk : “Mida”
Semoga persahabatanmu terjalin kembali.

Semoga bermanfa’at & memberi inspirasi