jump to navigation

MAMPUKAH ANDA MENCINTAI PASANGAN ANDA TANPA SYARAT ? September 5, 2008

Posted by elindasari in Renungan.
Tags: , , , , , , , ,
6 comments

Di hari dan bulan yang suci ini, saya mau berbagi cerita tentang “keikhlasan” yang saya dapatkan dari pengalaman / kisah nyata seseorang.

 

Tentu saja kalau kita bicara tentang keikhlasan, semua itu akan  kembali kepada keikhlasan seseorang terhadap dirinya sendiri, ya nggak ?.

 

Seorang bapak yang sudah berusia tidak muda lagi ini, pernah mengutarakan kisahnya, tentang “Mampukan kita mencintai pasangan kita tanpa syarat”.

 

 

Menurut saya kisah beliau ini sangat menarik dan semoga dapat menjadi bahan renungan.  Nah para pembaca penasaran bagaimana kisah beliau,  mari disimak yach.

Ditinjau dari usianya, beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam.  Kita sebut saja nama beliau disini sebagai “Bapak Harun”.  Usia bapak Harun ini sekarang sudah menginjak +/- 60 tahun. Keseharian kegiatan beliau selain sebagai pencari nafkah juga harus diisi dengan merawat istrinya yang sakit. Sekarang ini usia istrinya juga sudah tua, karena jarak usia mereka tidak jauh.  Mereka sudah menikah lebih dari 32 tahun.

Pasangan ini telah dikarunia 4 orang anak. Nah, disinilah awal cobaan menerpa kehidupan mereka yang terbilang sangat menyenangkan dan membahagiakan pada sa’at itu, karena mereka menerima “kekayaan” dari sisi jasmani, rohani dan financial.

Cerita ini dimulai setelah istrinya melahirkan anak mereka ke empat.  Tiba-tiba kaki isterinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan, dan hal  itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuh isterinya menjadi lemah, bahkan terasa tidak bertulang, lidahn isterinyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Sungguh keadaan kesehatan yang memprihatinkan bagi isterinya.

(lebih…)

Iklan

RESEP LANGGENG PERNIKAHAN IBU & AYAHKU Juni 12, 2008

Posted by elindasari in Renungan.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,
3 comments

Ini adalah cerita tentang resep perkawinan yang langgeng dari ibu & ayahku. Karena pada hari ini mereka merayakan hari jadi pernikahan mereka yang ke 42, jadi tadi pagi saya sempatkan untuk memberi ucapan selamat dan tak ketinggalan do’a terbaik buat mereka tentunya..

Hem, terus terang aku sebagai anak ketiga di keluargaku sangat bangga, sekaligus kagum atas kelanggengan pernikahan mereka. Diusia mereka yang tidak lagi muda, mereka masih tetap mesra, akur, dan saling perhatian & pengertian. Sungguh aku sangat mengidolakan mereka.

(lebih…)