jump to navigation

Aku Makin Cinta Oktober 13, 2010

Posted by elindasari in Kontes.
Tags: , , , , , ,
24 comments
My beloved Family

My beloved Family

“Aku Makin Cinta”

Penyanyi: Vina Panduwinata

Sekian lama kita bersama
Diantara banyak peristiwa
Sering aku tak mengerti
Perasaanku padamu

Mungkinkah ini tandanya cinta
Ataukah perasaanku saja
Kini baru kusadari
Yang sesungguhnya terjadi

Reff :

Ternyata aku makin cinta
Cinta sama kamu
Hanya kamu seorang kasih
Ku tak mau yang lain
Hanya sama kamu
Kamu yang terakhir
Yang kucinta ….

Foto ini diikutsertakan pada Kontes Lagak dan Lagu di Blogcamp

Iklan

KALA 2 BINTANG BERTATAP MUKA Agustus 13, 2010

Posted by elindasari in Artikel.
Tags: , , , , , , , ,
8 comments

Minggu sore, tgl 8 Agustus 2010 sekitar jam 17.45 lalu, setelah saya dan rombongan meninggalkan kota Jember, tepatnya setelah menyaksikan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang sangat meriah dan luar biasa, saya mencoba menghubungi seorang blogger yang lumayan saya kenal selama ini.

Tali asih saya dan pakde memang masih sebatas dunia maya, dan biasanya di blog saya sering menyapanya dengan panggilan ”pakde”.

“Pakde Cholik” tepatnya, sang empunya blog Bintang Satu di http://abdulcholik.com

Yes, sms ke hp beliaupun saya luncurkan yang isinya lebih kurang lebih,
“Assalamualaikum pakde Cholik. Saya akan ada di Surabaya, nginep di hotel S******* di T* 5 nanti malam sampai besok pagi. Gimana pakde sibuk nggak ?. Kalau tidak sibuk kita bisa temu blogger di lobby hotel besok pagi sekitar jam 7 an pakde. Saya tunggu infonya pakde, salam from Bintang”.

Tak lama berselang, aha…sms balasan dari pakde pun bersambut :

“Waalaikumsalam. Selamat datang di Surabaya. Ok, besok pagi ketemu di lobby hotel. Thanks”.

Lalu saya pun mengirim sms balasan karena mulai girang (hahaha…sekali plesir, bisa sekalian ketemuan sama sang blogger kawakan pikirku dalam hati) :

“Ok pakde see you (sambil senyum)”

Tapi tiba-tiba pakde kirim sms lagi yang isinya:

“Kok pagi sekali jeng Bintang”

Nah, karena khawatir pakde nggak bisa ketemuan, saya pun coba merinci alasannya, dan kirim sms lagi:

“Hahaha,krn jam 8 paginya rombongan kami akan langsung check out hotel dan ada rute lain lagi sebelum ke bandara lagi pakde, hahaha. Jadi pakde abis jogging pagi langsung kopi darat sama saya hehehe (sambil kirim senyum terindah)” ke pakde hihihi…

Lalu pakde pun ngebalas :
Ok deh, thanks

Dan saya balas lagi (karena senang dong, pakde sepertinya bersedia memenuhi undangan kopi darat saya) :

“Hehehe, see you pakde”
Pakdepun nyahutin :
“See you jeng Bintang”

Dan janjian ketemuanpun sudah selesai di approve oleh 2 Bintang ini.
Pagi yang indahpun dimulai. Sejak jam 5.00 saya sudah bangun.

Meski semalam check in Hotel sudah lumayan malam sekitar pukul 23.00, karena saya dan rombongan tetap menyempatkan untuk menikmati keindahan kota Surabaya dan menikmati hidangan malam di Boncafe yang khas dan memang belum buka cabang di Jakarta.

Karena sudah janji mau ketemu pakde…so saya harus sudah siap. Abis mandi, sholat subuh dan sempet nonton TV sejenak sambil baca-baca di kamar, dan smspun kuterima lagi.

“Morning Bintang, pakde sudah di lobby lho, tepat jam 7. Thanks”.

Wow…salut buat sang “Bintang Satu” ini.

Meski katanya sudah mantan Bintang Satu, yang namanya disiplin tetap dipegang teguh. Salut dan saya kasih 2 jempol buat pakde satu ini atas tepat waktunya.

Sayapun tak mau berlama-lama, sambil nunggu lift untuk membawa saya turun, saya kirim sms:
“Ok, saya turun”

Setibanya di lobby, saya sempat melihat ke kanan kiri, sambil menebak wajah sang Bintang Satu ini.

“Pakde Cholik ?” ujar saya nggak ragu sedikitpun

(So pasti, wong ternyata wajah pakde tetap sama gantengnya dengan photo-photo yang sering mejeng di blognya itu,hahaha)

“Hahaha, gimana jeng kabarnya ?”, sambut pakde Cholik tak kala ramah pada saya.

Dan obrolan kamipun bergulir.
Sambil menunggu si mbak Ita, pelayan resto lobby untuk siap-siap buka (hahaha ternyata resto lobby baru buka jam 8, oi), Kita mulai asyik bercerita.

Hem, sebenarnya kalau mau jujur, sayalah alias jeng “Bintang” inilah yang banyak ngomongnya. Pakde alias sang ”Bintang Satu” lebih sering memilih menjadi pendengar yang baik.

“Terima kasih lho pakde, sudah jadi pendengar yang baik buat celoteh pagiku yang pasti bikin burung murray melongo ini, hahaha…”

Obrolan demi obrolanpun berlanjut seru. Mulai cerita mengenai JFC (Jember Fashion Carnaval) yang heboh dan luar biasa yang sempat saya saksikan mulai dari hari pertama Press Conference, Gladi Resik, sampai Hari kedua, yakni hari berlangsungnya Carnaval. Pokoknya saya ceritakan lengkap ke pakde.

Layaknya seorang pendongeng ulung, saya bercerita dengan semangat 45. Apalagi kalau melihat wajah pakde yang dengan seriusnya mendengarkan dongengan saya.

Wow jujur nich pakde, saya jadi seakan bercerita layaknya jika saya menceritakan pengalaman saya kepada ayah saya sendiri. Sumpe pakde sama persis lho gayanya.

Sambil diselingi minum teh hangat dan beberapa biscuit mungil yang dihidangkan mbak Ita (pelayan resto lobby) kami pun tetap membahas berbagai hal.

Mulai dari jembatan Suramadu yang sa’at ini jadi icon untuk jembatan di Indonesia, asal mula nama blog kita (kebetulan nama blog kita bak saudara kembar…saya dengan blog “Bintang” dan pakde dengan blog “Bintang Satu”), cerita tentang keluarga, dll.

Aha, tak terasa tak kurang dari 70 menit kami sudah saling bersapa di dunia nyata. Yes, sungguh pertemuan yang mengesankan. Meski usia saya dan pakde ibarat anak kepada ayah, ternyata hal ini tak menghalangi perbincangan-perbincangan kami yang seru di pagi itu.

Tapi berhubung waktu perjumpaan harus diakhiri, maka tatap muka 2 Bintang inipun harus berakhir.
Kamipun sepakat, jika pakde kebetulan main ke Jakarta, saya jeng Bintang dengan senang hati akan mengantar pakde “Bintang Satu” ini untuk berkeliling kota.

Ayo, pakde tak tunggu kunjungan pakde di kota Jakarta. Kita bisa kunjungi berbagai macam museum yang pasti seru untuk dijadikan postingan blog.

Sambil bersalaman kedua Bintang inipun berpamitan. Sampai jumpa yach pakde. Titip salam dari ananda buat keluarga pakde Cholik di rumah. See you pakde !!!

Lalu,
Sambil breakfast di hotel, sayapun meluncurkan sms buat pakde :
“Pakde terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu to jumpa, salam hangat juga to keluarga di rumah (sambil senyum sang Bintang)”

Saya yakin mimik pakde sa’at ngebalas sms sayapasti sambil tersenyum juga :
“Sama-sama, pakde juga senang bertemu wong kito, sang Bintang yang murah senyum. Take care !”.

Photo Kala 2 Bintang bertatap Muka (thank mbak ini karena sudah mengabadikan wajah kita !)

Kala 2 Bintang Bertatap Muka

Kala 2 Bintang Bertatap Muka

Lihat senyum pakde yang sangat tetap ngress, meski pakde ngakunya sudah nggak muda lagi, hehehe…

Pakde Cholik, tetap grezz meski mengaku tak lagi muda

Pakde Cholik, tetap grezz meski mengaku tak lagi muda

Nah, sahabat blogger dan pembaca blog yang budiman, demikianlah sepenggal cerita Kala 2 Bintang bertatap muka. Inilah salah satu keunikan dari kisah persahabatan dan tali asih yang indah antara sesama blogger.

Semoga cerita ini bermanfa’at dan memberi inspirasi bagi semua.