jump to navigation

KALA 2 BINTANG BERTATAP MUKA Agustus 13, 2010

Posted by elindasari in Artikel.
Tags: , , , , , , , ,
8 comments

Minggu sore, tgl 8 Agustus 2010 sekitar jam 17.45 lalu, setelah saya dan rombongan meninggalkan kota Jember, tepatnya setelah menyaksikan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang sangat meriah dan luar biasa, saya mencoba menghubungi seorang blogger yang lumayan saya kenal selama ini.

Tali asih saya dan pakde memang masih sebatas dunia maya, dan biasanya di blog saya sering menyapanya dengan panggilan ”pakde”.

“Pakde Cholik” tepatnya, sang empunya blog Bintang Satu di http://abdulcholik.com

Yes, sms ke hp beliaupun saya luncurkan yang isinya lebih kurang lebih,
“Assalamualaikum pakde Cholik. Saya akan ada di Surabaya, nginep di hotel S******* di T* 5 nanti malam sampai besok pagi. Gimana pakde sibuk nggak ?. Kalau tidak sibuk kita bisa temu blogger di lobby hotel besok pagi sekitar jam 7 an pakde. Saya tunggu infonya pakde, salam from Bintang”.

Tak lama berselang, aha…sms balasan dari pakde pun bersambut :

“Waalaikumsalam. Selamat datang di Surabaya. Ok, besok pagi ketemu di lobby hotel. Thanks”.

Lalu saya pun mengirim sms balasan karena mulai girang (hahaha…sekali plesir, bisa sekalian ketemuan sama sang blogger kawakan pikirku dalam hati) :

“Ok pakde see you (sambil senyum)”

Tapi tiba-tiba pakde kirim sms lagi yang isinya:

“Kok pagi sekali jeng Bintang”

Nah, karena khawatir pakde nggak bisa ketemuan, saya pun coba merinci alasannya, dan kirim sms lagi:

“Hahaha,krn jam 8 paginya rombongan kami akan langsung check out hotel dan ada rute lain lagi sebelum ke bandara lagi pakde, hahaha. Jadi pakde abis jogging pagi langsung kopi darat sama saya hehehe (sambil kirim senyum terindah)” ke pakde hihihi…

Lalu pakde pun ngebalas :
Ok deh, thanks

Dan saya balas lagi (karena senang dong, pakde sepertinya bersedia memenuhi undangan kopi darat saya) :

“Hehehe, see you pakde”
Pakdepun nyahutin :
“See you jeng Bintang”

Dan janjian ketemuanpun sudah selesai di approve oleh 2 Bintang ini.
Pagi yang indahpun dimulai. Sejak jam 5.00 saya sudah bangun.

Meski semalam check in Hotel sudah lumayan malam sekitar pukul 23.00, karena saya dan rombongan tetap menyempatkan untuk menikmati keindahan kota Surabaya dan menikmati hidangan malam di Boncafe yang khas dan memang belum buka cabang di Jakarta.

Karena sudah janji mau ketemu pakde…so saya harus sudah siap. Abis mandi, sholat subuh dan sempet nonton TV sejenak sambil baca-baca di kamar, dan smspun kuterima lagi.

“Morning Bintang, pakde sudah di lobby lho, tepat jam 7. Thanks”.

Wow…salut buat sang “Bintang Satu” ini.

Meski katanya sudah mantan Bintang Satu, yang namanya disiplin tetap dipegang teguh. Salut dan saya kasih 2 jempol buat pakde satu ini atas tepat waktunya.

Sayapun tak mau berlama-lama, sambil nunggu lift untuk membawa saya turun, saya kirim sms:
“Ok, saya turun”

Setibanya di lobby, saya sempat melihat ke kanan kiri, sambil menebak wajah sang Bintang Satu ini.

“Pakde Cholik ?” ujar saya nggak ragu sedikitpun

(So pasti, wong ternyata wajah pakde tetap sama gantengnya dengan photo-photo yang sering mejeng di blognya itu,hahaha)

“Hahaha, gimana jeng kabarnya ?”, sambut pakde Cholik tak kala ramah pada saya.

Dan obrolan kamipun bergulir.
Sambil menunggu si mbak Ita, pelayan resto lobby untuk siap-siap buka (hahaha ternyata resto lobby baru buka jam 8, oi), Kita mulai asyik bercerita.

Hem, sebenarnya kalau mau jujur, sayalah alias jeng “Bintang” inilah yang banyak ngomongnya. Pakde alias sang ”Bintang Satu” lebih sering memilih menjadi pendengar yang baik.

“Terima kasih lho pakde, sudah jadi pendengar yang baik buat celoteh pagiku yang pasti bikin burung murray melongo ini, hahaha…”

Obrolan demi obrolanpun berlanjut seru. Mulai cerita mengenai JFC (Jember Fashion Carnaval) yang heboh dan luar biasa yang sempat saya saksikan mulai dari hari pertama Press Conference, Gladi Resik, sampai Hari kedua, yakni hari berlangsungnya Carnaval. Pokoknya saya ceritakan lengkap ke pakde.

Layaknya seorang pendongeng ulung, saya bercerita dengan semangat 45. Apalagi kalau melihat wajah pakde yang dengan seriusnya mendengarkan dongengan saya.

Wow jujur nich pakde, saya jadi seakan bercerita layaknya jika saya menceritakan pengalaman saya kepada ayah saya sendiri. Sumpe pakde sama persis lho gayanya.

Sambil diselingi minum teh hangat dan beberapa biscuit mungil yang dihidangkan mbak Ita (pelayan resto lobby) kami pun tetap membahas berbagai hal.

Mulai dari jembatan Suramadu yang sa’at ini jadi icon untuk jembatan di Indonesia, asal mula nama blog kita (kebetulan nama blog kita bak saudara kembar…saya dengan blog “Bintang” dan pakde dengan blog “Bintang Satu”), cerita tentang keluarga, dll.

Aha, tak terasa tak kurang dari 70 menit kami sudah saling bersapa di dunia nyata. Yes, sungguh pertemuan yang mengesankan. Meski usia saya dan pakde ibarat anak kepada ayah, ternyata hal ini tak menghalangi perbincangan-perbincangan kami yang seru di pagi itu.

Tapi berhubung waktu perjumpaan harus diakhiri, maka tatap muka 2 Bintang inipun harus berakhir.
Kamipun sepakat, jika pakde kebetulan main ke Jakarta, saya jeng Bintang dengan senang hati akan mengantar pakde “Bintang Satu” ini untuk berkeliling kota.

Ayo, pakde tak tunggu kunjungan pakde di kota Jakarta. Kita bisa kunjungi berbagai macam museum yang pasti seru untuk dijadikan postingan blog.

Sambil bersalaman kedua Bintang inipun berpamitan. Sampai jumpa yach pakde. Titip salam dari ananda buat keluarga pakde Cholik di rumah. See you pakde !!!

Lalu,
Sambil breakfast di hotel, sayapun meluncurkan sms buat pakde :
“Pakde terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu to jumpa, salam hangat juga to keluarga di rumah (sambil senyum sang Bintang)”

Saya yakin mimik pakde sa’at ngebalas sms sayapasti sambil tersenyum juga :
“Sama-sama, pakde juga senang bertemu wong kito, sang Bintang yang murah senyum. Take care !”.

Photo Kala 2 Bintang bertatap Muka (thank mbak ini karena sudah mengabadikan wajah kita !)

Kala 2 Bintang Bertatap Muka

Kala 2 Bintang Bertatap Muka

Lihat senyum pakde yang sangat tetap ngress, meski pakde ngakunya sudah nggak muda lagi, hehehe…

Pakde Cholik, tetap grezz meski mengaku tak lagi muda

Pakde Cholik, tetap grezz meski mengaku tak lagi muda

Nah, sahabat blogger dan pembaca blog yang budiman, demikianlah sepenggal cerita Kala 2 Bintang bertatap muka. Inilah salah satu keunikan dari kisah persahabatan dan tali asih yang indah antara sesama blogger.

Semoga cerita ini bermanfa’at dan memberi inspirasi bagi semua.

Iklan

MENJADI “BINTANG” SEMALAM Mei 25, 2010

Posted by elindasari in Artikel.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
16 comments
Summarecon GNC in Action

Summarecon GNC in Action

Kemeriahan malam puncak event JFFF 2010 yang ditandai dengan hadirnya ribuan penonton yang memadati setiap rute yang dilalui para dancer, model, roller blide, engrang, marching band, float parede, fire eater dan spectakuler fireworks seakan membasuh semua “kepenatan” kami selama mempersiapkan event Gading Nite Carnaval JFFF 2010 yang bergengsi dan telah dilangsungkan pada Sabtu malam, 22 Mei 2010.

Jadwal latihan yang rutin dan disiplin serta mempersiapkan property (custom carnaval) disela-sela kesibukan kami sebagai karyawan sekan terbayar sudah.

Semua terbayar sudah, melihat antusiasnya sambuatan para penonton yang membanjir dan memadati rute carnaval untuk menyaksikan atraksi kami, dari mulai persiapan, start sampai di tempat finish.

Ratusan bahkan ribuan photo lewat bidikan camera dan shotingan video lewat bidikan handicam oleh para pengunjung, pers dan wartawan yang mengabadikan wajah kami dan atraksi kami di setiap atraksi yang kami gelar.

Kami pun tak sungkan untuk ber pose ria, layaknya seorang “BINTANG”. Menebar senyum, menebar pesona, melambai tangan, bahkan tak sungkan-sungkan kami memamerkan atraksi kami yang heboh.

Semua kebisaan yang kami peroleh ini berkat gemblengan tangan dingin Sang Maestro “Dinan Fariz & Team” dan Ibu “Linda Moenir” selama ini. Kami ber Salsa, ber Runway, ber Pose layaknya seorang “Bintang Model” yang sudah populer.

Tepukan tangan yang bergemuruh, suitan manis dan ratusan bidikan blitz camera dan handicam dari para penonton, pers dan wartawan seakan semakin membakar dan menambah semangat kami selama Carnaval berlangsung.

Dan inilah para “BINTANG” semalam itu…..

Dede Sutrisna in Star & Moon Property

Dede Sutrisna in Star & Moon Property

Asih in Flower Property

Asih in Flower Property

Ferry Sadria in Sea Animal Property

Ferry Sadria in Sea Animal Property

Agus in Tiger Property

Agus in Tiger Property

A Taufik in Butterfly Property

A Taufik in Butterfly Property

Sisca in Dragon Property

Sisca in Dragon Property

Wastam in Flower Property

Wastam in Flower Property

Elly in Moon & Star Property

Elly in Moon & Star Property

Metta in Butterly Property

Metta in Butterly Property

Anatha in Bat Property

Anatha in Bat Property

Carlota in Shell Property

Carlota in Shell Property

Desy in Phoenix Property

Desy in Phoenix Property

Dewi P in Leopard Property

Dewi P in Leopard Property

Dhini in Tiger Property

Dhini in Tiger Property

Elindasari in Flower Property

Elindasari in Flower Property

Endah Ekawati in Leopard Property

Endah Ekawati in Leopard Property

Evita in Flower Property

Evita in Flower Property

Hely in Lobster Property

Hely in Lobster Property

Heni in Fish Property

Heni in Fish Property

Herman in Crab Property

Herman in Crab Property

Ika in Firefly Property

Ika in Firefly Property

Leni in Moon Property

Leni in Moon Property

Lusi in Tiger Property

Lusi in Tiger Property

Nasrullah in Prawn Property

Nasrullah in Prawn Property

Rhahan in Zebra Property

Rhahan in Zebra Property

Rina in Butterly Property

Rina in Butterly Property

Siane in Zebra Property

Siane in Zebra Property

Siti in Sea Animal Property

Siti in Sea Animal Property

Sugeng in Octopus Property

Sugeng in Octopus Property

Ferry Suharto in zebra Property

Ferry Suharto in zebra Property

Vera in Peacock Property

Vera in Peacock Property

Wahyudi in Moon Property

Wahyudi in Moon Property

Victor in Star Property

Victor in Star Property

Yusnady in Flower Property

Yusnady in Flower Property

Septinasari in Moon & Star

Septinasari in Moon & Star

Widiyanti in Moon & Star Property

Widiyanti in Moon & Star Property

Ratna Elisius in Flower Property

Ratna Elisius in Flower Property

Nursiah in Flower Property

Nursiah in Flower Property

Sutrisno in Flower Property

Sutrisno in Flower Property

YES, I like a “STAR” last night. I am very Enjoy it and Happinest.

We like “STARS” in the Wonderful Nite. We are very happy, enjoy and proud.

Thank all. Our best Smile to you, All !!!.

See you next year in JFFF 2011

To Be a Perfect Woman ?. No, Thanks !. Mei 20, 2009

Posted by elindasari in Renungan.
Tags: , , , , , , , , ,
29 comments

Menjadi seorang wanita yang sempurna akan lebih Ok dari kita semua ?. Hem…apakah hal itu hanya justru mengindikasikan rasa percaya diri kita yang rendah ?. Hah…entahlah…

Yap..itulah sekelumit pikiran yang melayang-layang dalam unsur elektro kimia otakku pagi ini. Hem, saya coba berpikir sejenak untuk mencerna dan menganalisa dari sisi pikiran dan perasaanku sebebas-bebasnya. Aku mulai menguraikannya dalam opini bebasku. Pikirankupun langsung melayang ke beberapa orang yang pernah kukenal dari masa lalu.

To Be a Perfect Woman ? No, Thanks !

To Be a Perfect Woman ? No, Thanks !

Tania adalah sosok perempuan yang hebat, atau boleh kuberi gelar “luar biasa”. Betapa tidak, apa yang dulu pernah kudambakan melekat erat pada dirinya. Tahukah kau sobat, kalau boleh kugambarkan disini sosok seorang Tania yang dulu kukenal. Berwajah cantik, perpaduan wajah blasteran Indo yang oriental dengan Itali. Menjadikannya tak ubah seorang model berkelas. Ditambah penampilannya yang selalu trendi, berotak cemerlang lengkap dengan segudang prestasi yang diraihnya baik dibidang akademik maupun bidang lainnya. Suara dan bahasa tubuhnya sangat sempurna. Wow…sungguh gambaran wanita yang sangat sempurna dimataku kala itu.

Apalagi ditunjang olah fakta-fakta yang lain, orangtuanya kaya raya, dan pada sa’at kami duduk dibangku kuliah, Tania sudah mempunyai seorang pacar / cowoq yang juga tak kalah sempurna dengannya. Duch semakin lengkaplah sosok seorang Tania yang pernah kukagumi.

Kalau aku boleh menambahkannya lagi, Tania selalu jadi rebutan perhatian, semua tindak tanduknya, tingkah polanya, selalu jadi pusat perhatian. Sehingga tak dinyana lagi kalau Tania juga selalu dikelilingi oleh para sahabat / teman.

Dan tahukah kau para sobat, kalau aku boleh jujur mengungkapkan isi hatiku pada sa’at itu, aku “Iri” padanya, karena aku sangat bahkan terlalu mengaguminya. Astaga…

Yach, bisa dibilang di kampusku dulu, sosok Tania tak ubah seorang Super Star, bahkan beberapa orang teman terdekat sempat mengatakan kalau sosok Tania tak ubah replica “Monica Belluci”. Seorang Tania selalu menjadi buah bibir dan topic yang menarik & hangat dikalangan kampusku.
(lebih…)