jump to navigation

BAKTI LINGKUNGAN DEMI BUMI Agustus 30, 2010

Posted by elindasari in Artikel.
Tags: , , , , , , , , , , , ,
7 comments
Bakti Lingkungan Demi Bumi

Bakti Lingkungan Demi Bumi

Untuk memperingati program yang sudah berjalan 20 tahun, Tzu Chi Kelapa Gading bekerja sama dengan PT Summarecon Agung Tbk menggelar kegiatan “BAKTI LINGKUNGAN DEMI BUMI”, pada hari Sabtu tanggal 28 Agustus 2010, mulai Pukul 14.00-selesai kemarin yang mana acanya diakhiri dengan buka puasa bersama seusai melakukan kegiatan.

Suasana sa'at Bakti Lingkungan Demi Bumi di Taman Jogging

Suasana sa'at Bakti Lingkungan Demi Bumi di Taman Jogging

Kegiatan ini sendiri di mulai di Taman Jogging, Jl. Bulevar Kelapa Gading, Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara

Pamplet untuk dibagikan sa'at sosialisasi

Pamplet untuk dibagikan sa'at sosialisasi

Perlengkapan makan utk bepergian yang ramah lingkungan

Perlengkapan makan utk bepergian yang ramah lingkungan

Bakti Lingkungan Demi Bumi ini sendiri dilakukan pada bulan Bulan Agustus yang bertepatan dengan bulan Ramadhan ini, untuk memperingati tepat 20 Tahun Tzu Chi dalam melaksanakan Program Pelestarian Lingkungan.

Elindasari & Diany, Rekan dari Tzu Chi Indonesia

Elindasari & Diany, Rekan dari Tzu Chi Indonesia

Elindasari with My Best Friend M Katili

Elindasari with My Best Friend M Katili

Rekan dari Tzu Chi Cengkareng

Rekan dari Tzu Chi Cengkareng

Selama 20 tahun, insan Tzu Chi di seluruh dunia melaksanakan pelestarian lingkungan dengan sepenuh hati. Mengumpulkan barang bekas dan mengolah kembali menjadi barang berguna.

Botol plastik diubah menjadi selimut yang dibagikan kepada para korban bencana alam. Hasil penjualan barang bekas juga diubah menjadi cinta kasih melalui bantuan pengobatan dll.

Para insan Tzu Chi juga membiasakan diri untuk tidak menggunakan barang yang menimbulkan banyak sampah. Makan dan minum dengan peralatan yang bisa dipakai berulang kali, bukan styrofoam atau dus atau plastik yang sekali pakai langsung dibuang.

Tidak menggunakan sumpit sekali pakai yang banyak menghabiskan pohon bambu. Semua ini untuk menghemat pemanfaatan hasil bumi. Untuk menjaga agar bumi tetap hijau lestari dan bisa memberikan kehidupan dan kesehatan kepada manusia.

Kami Team Sukarelawan dari PT. Summarecon pada hari itu mengenakan : Kaos putih (atau warna muda) berkerah lengan pendek/panjang, Celana panjang hitam/gelap, Sepatu olahraga/putih. Hanya saja pada kegiatan berlangsung kami menggenakan accessories tambahan berupa rompi hijau pupus, sarung tangan, masker dan membagikan sejumlah pamplet / brosur yang dibagikan kepada para calon customer yang tertarik bergabung dalam mendukung program kemanusiaan ini.

Para relawan dilepas oleh Ibu Liliawati Rahardjo dan Muspika untuk melaksanakan amal bakti ini. Relawan dibagi dalam beberapa kelompok untuk membersihkan Jalan Bulevar Kelapa Gading, mengumpulkan barang bekas yang bisa didaur ulang, serta melakukan sosialisasi ke toko-rukan sepanjang Bulevar Kelapa Gading.

Ada juga rekan saya yang turut mengajak anggota keluarga dan kerabat untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Tiap kelompok dibagi wilayah kerjanya, saya sendiri beserta beberapa rekan tergabung dalam kelompok 17 yang akan memberikan sosialisasi di area depan AXC.

Team 17 sebelum tugas

Team 17 sebelum tugas

Sa’at kegiatan ini berlangsung kami di drop dulu dengan menggunakan bis yang telah disediakan oleh insan Tzu Chi.

Elindasari in Bus Tzu Chi

Elindasari in Bus Tzu Chi

Wow ternyata bus yang kami tumpangi adalah Bis dari Tzu Chi Taiwan, dan bahasa yang dipakai masih asli berbahasa mandarin lho. Lengkap dengan sejumlah peta kota Taiwan. Wow jadi serasa di Taiwan, lihatlah wajah para penumpang bus ini.

My Friend Hasbullah and Taiwan's Map

My Friend Hasbullah and Taiwan's Map

Hal ini diantispasi agar masing-masing orang tidak terlalu jauh berjalan. (Maklum sebahagian dari kami masih tetap menjalankan ibadah puasa lho)

Melalui kegiatan ini, kita mengkampanyekan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan dan menggugah masyarakat untuk memanfaatkan barang bekas untuk daur ulang.

Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen berikut ini :

Tidak melakukan apa-apa sama sekali dalam hidup, merupakan tindakan menyia-nyiakan kehidupan.

Terus menerus bersumbangsih demi memberi manfaat bagi masyarakat, merupakan sebuah kehidupan yang indah dan sempurna

Begitulah untaian kata perenungann dari Master Cheng Yen, semoga menjadikan hidup kita semakin indah dan bermakna bagi diri kita dan orang lain.

Take a Rest & Our Smilling

Take a Rest & Our Smilling

Semoga tulisan tersebut bermafa’at dan memberi inspirasi.

Iklan

KEMERIAHAN LOMBA KREASI SENI MERAH PUTIH SUMMARECON 2010 Agustus 20, 2010

Posted by elindasari in Artikel.
Tags: , , , , , , , , , ,
10 comments

Sabtu, 31 Juli 2010 kemarin, mulai pukul 8.30 sampai dengan pukul 15.45 wib bertempat di Plaza Summarecon Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42 Lt.8 Jakarta, kemeriahan Lomba Kreasi Seni Merah Putih Summarecon 2010 dalam rangka memperingati HUT RI yang ke 65 berlangsung dengan tertib dan lancar.

Photo suasana Lt.8 pagi hari menjelang lomba

Panitia bersiap menjelang acara dimulai

Panitia bersiap menjelang acara dimulai

Dalam perlombaan Kreasi Seni ini dibagi menjadi 3 macam perlombaan yaitu: Vocal Group, Kreasi Musik Akustik, Kreasi Tari dan diikuti oleh tak kurang dari 150 orang peserta yang terdiri dari karyawan / ti yang berada dalam naungan PT. Summarecon Agung.

Para peserta lomba adalah perwakilan dari unit-unit seperti Klub Kelapa Gading (KKG) , Sentra Kelapa Gading, Summarecon Kelapa Gading (SKG), Summarecon Serpong (SS), Summarecon Mal Serpong (SMS) dan Corporate (Co).

Sekitar pukul 10.00 acara Lomba Kreasi Senipun dimulai. Bertindak selaku MC adalah Pak Pandji Kiansantang, Ketua panitia Ibu Erna Lindasari. Lalu rundown acarapun bergulir. Sejumlah kata pembukapun mengalir.

Pandji Kiansantang & Pandji Pragi

Pandji Kiansantang & Pandji Pragi

Inilah sang MC acara Bapak Pandji dengan seragam merah putihnya

elindasari sebagai ketua lomba

elindasari sebagai ketua lomba

Ibu Ketua, Erna Lindasari, sa’at membacakan ketentuan lomba, dll

Defile dari para peserta lomba yang penuh semangat

Aksi Team Corporate sa'at  Defile

Aksi Team Corporate sa'at Defile


Dalam tiap perlombaan tersebut tiap unit mengirimkan perwakilan mereka untuk mengadu atraksi kebolehan mereka. Seperti dalam lomba Vocal Group yang masing-masing perwakilan terdiri dari 10 orang pria dan wanita unjuk gigi atas bakat dan kemampuan mereka membawakan dua buah lagu (lagu wajib dan lagu bebas pilihan) yang bertemakan perjuangan, pop perjuangan dan cinta tanah air.

Untuk Lomba Kreasi Musik Akustik, para peserta perwakilan unit terdiri dari 5 orang pria dan wanita. Mereka memainkan perbagai property alat musik, mulai dari aneka gitar, drum, pianika, seruling, harmonika, dll. Merekapun memainkan alat musik tersebut dengan lagu-lagu bertemakan perjuangan, pop perjunan dan cinta tanah air secara medley.

Juri untuk perlombaan inipun tak tanggung-tanggung. Panitia telah sepakat untuk lomba Vocal Group dan Kreasi musik Akustik ini, para peserta akan dinilai dan dipilih pemenangnya dengan penampilan terbaik mereka lewat penilaian 3 orang juri yang kompeten dibidang tarik suara dan musik ini.

Mereka adalah Ibu Citra Pranadjaja, Bapak Joko Pranadjaya yang sudah sangat terkenal malang melintang di dua bidang ini.

Photo Ibu Citra dan Bapak Joko Pranadjaya

juri vocal group & musik

juri vocal group & musik

Dan juga Lucky Idol, yang pastinya tidak asing lagi ditelinga para karyawan /ti PT. Summarecon Agung. Karena kali ini kedatangan Lucky Idol tidak hanya sebagai juri untuk lomba Vocal Group dan Kreasi Musik Akustik, tetapi dia juga membawakan lagu pembuka acara ini dengan Theme Song PT. Summarecon Agung “Wonderful Life” yang indah itu.

Photo Lucky Idol sa’at membawakan tembang “Wonderful Life”

Aksi Lucky Idol

Aksi Lucky Idol

Acara lombapun mengalir dengan suasana meriah. Para penonton, para juri sangat terkesimak akan atraksi para peserta lomba Vocal Group dan para peserta Musik Akustik.

Penampilan mereka tak kalah dengan para bintang yang ada di TV yang sering kita tonton. Inilah atraksi mereka yang memukau itu dalam jepretan kamera.

Photo-photo para peserta Vocal Group

Vocal Group Team KKG

Vocal Group Team KKG

Photo-photo para peserta Kreasi Musik Akustik

Kreasi Musik Team CO

Kreasi Musik Team CO

Ditengah pergantian lomba Vocal Group ke Kreasi Musik Akustik, para penonton lagi-lagi dihibur oleh Bintang Tamu “Pandji Pragiwaksono dan Band” yang membawakan tembang-tembang beraliran Hip Hop yang berisikan pesan-pesan moral, kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa Indonesia.

Wow sungguh totonan yang mengasyikan. Karena selain kita terhibur sekaligus kita diingatkan kembali arti kemerdekaan ini dan apa yang bisa kita lakukan buat negara kita Indonesia.

Dan penampilan Bintang Tamu inipun berlanjut lagi pada sessi ketika Para juri Tari berdiskusi untuk memutuskan para pemenang lomba Tari. Pokoknya penonton selalu dihibur dalam acara ini.

Inilah kilas photo Pandji Pragiwaksono yang kental dengan Hip-Hopnya itu….

Ma’af Photo dlm proses upload

Sa’at makan siangpun tak kalah menarik. Ketika jedah istirahat siang, para peserta lomba dan penonton tetap dihibur dengan tetap dapat menyaksikan tayangan lagu-lagu perjuangan, cinta tanah air dan beberapa video klip para juara para lomba video klip karyawan tahun lalu lewat proyektor yang telah disediakan. Suasana makan siangpun berlangsung hikmat.

Yuk kita intip yang lagi santap siang…

Ma’af Photo dlm prose upload

Sekitar pukul 13.45 acara lomba Kreasi Tari pun dimulai. Para peserta Kreasi Tari ini berpakaian sangat unik, karena mereka mengenakan kostum lebih ramai propertynya dibandingkan para peserta lomba sebelumnya.

Lihat saja penampilan mereka disini. Ada yang memakai sarung, topi, kebaya, pakaian warna-warni, selendang, berbagai accessories perlengkapan menari. Ada yang membawa bendera bahkan kuda lumping. Mereka ini akan menampilkan aneka tari dengan tema Modern Tradisional.

Lihatlah penampilan mereka yang mempesona mata para penonton. Wow penampilan mereka benar-benar hebat. Ternyata atraksi para peserta lomba semakin sore semakin semarak dan hangat.

Untuk lomba Kreasi Tari ini bertindak selaku juri 1 dan juri 2 adalah Bapak Felix dan Nona Conceeta. Mereka ini adalah orang-orang yang sudah empuni dibidang Tari baik Tradisional, modern bahkan balet dan bidang Koreografi.

Dan selanjutnya inilah sa’at-sa’at yang mendebarkan para peserta. Penentuan para pemenang. Karena dalam setiap perlombaan pasti ada yang menang dan yang kalah. Meski penampilan semua karyawan/ ti Summarecon semuanya memukau para penonton dan juri, tapi karena hanya dipilih 3 pemenang saja dalam tiap lomba maka dengan berat hati para juri harus memilih dan memutuskan yang terbailk dari penampilan para peserta lomba ini.

Namun sebelum dibacakan para pemenangnya, para juri memberikan review atas penampilan mereka kali ini dan memberikan sejumlah masukan dan saran untuk kemajuan mereka di masa datang. Wah, senang sekali memdapatkan inputan dan saran dari para professional ini.

Lalu inilah hasilnya,
Untuk Vocal Group, pemenang ke 1 diraih oleh Team Corporate, pemenang 2 diraih oleh Team Sentra dan pemenang ke 3 diraih oleh Team SKG.
Rincian detail Pemenang Lomba Vocal Group, sbb :

Juara 1 Team Corporate (Co) dgn total nilai 3.475
Juara 2 Team Sentra Kelapa Gading (Sentra) dgn total nilai 3.385
Juara 3 Team Summarecon Kelapa Gading (SKG) dgn total nilai 2.955

Inilah wajah-wajah sang pemenang Vocal Group

Vocal Group Team CO Juara 1

Vocal Group Team CO Juara 1

Untuk Kreasi Musik Akustik, pemenang ke 1 diraih oleh Team Summarecon Serpong (SS), pemenang 2 diraih oleh Team Summarecon Kelapa Gading (SKG) dan pemenang ke 3 diraih oleh Team Sentra.

Rincian detail Pemenang Lomba Kreasi Musik AKustik, sbb :
Juara 1 Team Summarecon Serpong (SS) dgn total nilai 2.085
Juara 2 Team Summarecon Kelapa Gading (SKG) dgn total nilai 2.005
Juara 3 Team Sentra Kelapa Gading (Sentra) dgn total nilai 1.905

Inilah wajah-wajah sang pemenang Kreasi Musik Akustik

Kreasi Musik Team SS Juara 1

Kreasi Musik Team SS Juara 1

Sedangkan untuk Kreasi Tari, pemenang ke 1 diraih oleh Team Sentra, pemenang 2 diraih oleh Team Corporate dan pemenang ke 3 diraih oleh Team Summarecon Kelapa Gading (SKG).

Rincian detail Pemenang Lomba Kreasi Tari, sbb :
Juara 1 Team Sentra Kelapa Gading (Sentra) dgn total nilai 1.190
Juara 2 Team Corporate (Co) dgn total nilai 1.110
Juara 3 Team Summarecon Kelapa Gading (SKG) dgn total nilai 1.100

Inilah wajah-wajah sang pemenang Kreasi Tari

Kreasi Tari Team Sentra Juara 1

Kreasi Tari Team Sentra Juara 1

Sebelum acara lomba Kreasi Seni ini diakhiri, panitia acara dalam hal ini bapak Pandji Kiansantang memberikan sedikit wejangan dan menghimbau kepada para karyawan / ti dan semua yang hadir pada sa’at itu untuk memberikan “Kado di HUT RI” ini dengan cara antara lain :

melakukan / menolong kepada sesama terutama untuk masyarakat miskin dengan memberikan berbagai bantuan yang dapat kita lakukan, berbuat kebajikan kepada sesama, melakukan donor darah, dan lain-lain yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki keadaan negeri ini.

Karena lewat pekerjaan-pekerjaan kecil ini mudah-mudahan jika kita lakukan secara bersama-sama maka semuanya akan menghasilkan energi yang besar buat bangsa dan negara kita bangkit menuju bangsa yang lebih baik di masa datang.

Juri dan Panitia Inti Lomba Kreasi Seni MPS 2010

Juri dan Panitia Inti Lomba Kreasi Seni MPS 2010

Akhir kata, atas nama semua panitia penyelenggara acara Kreasi Seni, kami mengucapkan ma’af dan maklum apabila selama acara terjadi kesalahan/ kehilafan.

Dan ucapan Selamat atas para Pemenang Lomba Kreasi Seni.

Dirgahayu Bangsaku, Dirgahuyu Indonesia, Merdeka !!!

INDAHNYA PERSAHABATAN 2 BLOGGER Agustus 13, 2010

Posted by elindasari in Lain-lain.
Tags: , , , , , , , , ,
13 comments

“Assalamualaikum mbak Linda, apa kabar?. Kemana acara weekend besok ?. Rencananya saya akan ke Jakarta besok Minggu tgl 1 Agustus 2010. Jika mbak tidak ada acara, siapa tahu kita bisa ketemu hari Minggu sore / malam. Tapi kalau mbak Linda sibuk, nggak apa-apa loh…Salam buat seluruh keluarga yah!”.

Demikian sebuah sms masuk ke hpku sa’at itu. Sebuah sms dari sahabat blogger yang sudah pernah bertatap muka dengan saya dan keluarga sebanyak 2 kali itu.

Nah, karena hpku sehari sebelumnya sempat tertinggal dirumah, so.. baru paginya sms itu saya balas. Kebetulan hari Sabtu pagi itu, bertepatan dengan event Lomba Kreasi Seni Merah Putih Summarecon 2010 yang akan kami gelar.

So…pagi itu sengaja saya berangkat pagi sekali, maklum sebagai ketua peyelanggara acara, saya harus memastikan segala sesuatunya sudah ok menjelang acara digelar.

Dan sms singkat sebagai balasan untuk seorang sahabat blogger bernama Tutinonka pun saya luncurkan:

“Walaikumsalam, mbak. Ma’af baru balas smsnya krn hp yang ini kemarin tertinggal dirumah. Ayo ketemuan dimana, jam berapa ?. Atau mbak Tuti mau diajak kemana, hehehe ?.”

Dan setelah agak siang, mbak Tuti membalas smsku:

“Waalaikumsalam mbak Linda, ma’af, baru sempet balas. Sejak pagi lagi sibuk raker di fakultas. Terima kasih mbak mau meluangkan waktu untuk bertemu saya. Besok saya kabari lagi ya, dimana kita ketemu. Ok, selamat berweekend bersama keluarga ya mbak. Salam hangat”.

Lalu saya pun kembali mengirim sms :
“Ok, see you mbak !”

Dan kembali dibalas mbak Tuti:
“Ok, see you. Keep in touch yach !”

Nah, keesokan paginya mbak Tuti kembali kirim info ke saya via sms:

“Selamat pagi mbak Linda. Saya sudah nyampe Jakarta nich. Bagaimana kalau nanti sore jam 6 ketemu di hotel saya ?. Kalau mau terus jalan juga nggak masalah. Merepotkan nggak ?. Saya nginep di hotel Ak****, jl Wakhid ****** 91 Jak***”

Sayapun menyanggupinya tentang janji perjumpaan kami nanti dgn membalas:

“Ok, mbak Tuti saya jemput di hotel yach, see you !”

Mbak Tutipun kembali menjawab :
“Ok thanks alot mbak !”

Sore Minggu itu, ternyata suasana jalan sedikit macet, sehingga saya tiba di hotel agak terlambat. Tepatnya terlambat 15 menit dari waktu yang kami janjikan.

Sayapun bergegas menaiki anak tangga menuju lobby sambil mengirim sms ke mbak Tuti yang menginfokan bahwa saya sudah tiba di tempat yang kami janjikan.

Nah, tak lama berselang kamipun berjumpa. Peluk dan ciumpun mengawali perjumpaan kami. Senyum mengembang dari wajah kami yang memancarkan kegembiraan akan perjumpaan kami untuk ketiga kalinya ini.

Obrolan kamipun dimulai. Kebetulan saya sa’at itu sengaja mengajak suami untuk menemani perjalanan kami nanti, maklum untuk daerah itu terus terang saya kurang hafal jalannya, sehingga saya sengaja bawa gandengan (suami) untuk sekaligus merangkap sebagai driver 2 buat isteri dan sahabatnya, hehehe.

(Jangan khawatir mbak, untuk urusan kopi darat sama mbak Tuti, sang suami sangat senang lho, karena dianya sendiri salah satu pengagum tulisan mbak Tuti. Apalagi pas tahu kalau kita berdua, ternyata nyambung banget untuk urusan segala macam, “Ibarat botol ketemu tutupnya !”, itu seloroh suamiku, tentang kita persahabatan kita berdua, hahaha. Mbak Tuti, tengok suamiku di pojok lagi nyengir kuda sa’at saya tulis artikel ini, hehehe)

So, sambil menunggu sang suami sholat maghrib kamipun memulai perbincangan.

Wow…ternyata mbak Tuti datang ke Jakarta sengaja ingin berjumpa dengan para sahabat blogger lainnya di Jakarta lho.

Wah-wah….benar-benar surprise, karena menurut mbak Tuti, mbak Imelda (sahabat kami) yang bermukim di Tokyo-Jepang itu, sedang berlibur di Jakarta, dan atas undangan mbak Imelda inilah beliau datang.

Dan mereka akan mengadakan jumpa bersama (kopi darat) dengan sahabat-sahabat blogger lainnya pada hari Senin, esok hari.

Duch, jadi sedikit menyesal nggak bisa ikut bergabung mbak, karena kesibukkan kantor nggak memungkinkan untuk ditinggal.

Mungkin kalau tahu jauh-jauh hari sebelumnya…mungkin saya bela-belain ambil cuti dech, hikhikhik…Tapi sudahlah..toh saya masih tetap bisa bertemu muka dengan sahabat saya satu ini, siapa lagi kalau bukan mbak Tutinonka yang brilliant.

O..yach hampir lupa…terima kasih atas titipan salamnya yach Septa alias Den Ata…Kapan kita bisa saling berjumpa juga yach den, hehehe ? Titipan salamnya via mbak Tuti sudah saya terima lengkap 100%, hahaha…

Tak lama berselang akhirnya, kami memutuskan untuk meninggalkan lobby hotel menuju sebuah rumah makan yang menyajikan menu khas masakan Sunda di bilangan Jakarta Timur.

Ei…ternyata disana ada live musik lengkap dengan penyanyinya lho. Sambil menemani kami bersantap malam, terdengar alunan lagu “Kaulah segalanya” Ruth Sahanaya yang dibawakan dengan merdu oleh seorang biduawanita.

Sebelumnya sempat mengalun lagu berirama Melayu “Fatwa Pujangga” yang dinyanyikan lumayan mempesona oleh seorang biduwan. Jadi ingat album utk para sahabat yang dibuat oleh mbak Tutinonka tempo hari, oi…

Saya jadi membayangkan kalau kita berjumpa nggak hanya bertiga (mbak tuti, Elinda dan suami Elinda). Pasti panggung itu sudah diserbu oleh penyanyi-penyanyi dadakan para sahabat blogger lainnya. Betul nggak mbak ?.

Apalagi kalau ada Jeung Lala, blogger asal Surabaya…hem pasti Jeung Lala jadi salah satu biduwanitanya dech. (hai La, apa kabar…namamu ikut disebut disini lho, hehehe)

Sambil menikmati juice jagung manis yang ternyata terasa lumayan Yummy, kamipun saling bercerita aktivitas kami akhir-akhir ini. Dan photo berduapun tak kami lewatkan.

Cizzz senyum pun kami tebar, seindah hati 2 orang sahabat yang girang. Hasil bidikan suami tercinta oi…

Erna alias Elindasari & Mbak Tuti alias Tutinonka sa'at Tatap Muka 1 Agustus 2010

Erna alias Elindasari & Mbak Tuti alias Tutinonka sa'at Tatap Muka 1 Agustus 2010

Setelah makan malam, sambil menuju perjalanan pulang ke hotel, sengaja suamiku mengajak keliling sejenak seputar kota Tua Jakarta.

Meliputi jalan seputar monas, museum kota, museum wayang, museum bank mandiri, museum BI dan seputar Hayam Wuruk dan Gajah Mada.

Sambil teatp berceloteh (yang jadi ciri khas saya tentunya, hahaha), saya menunjukkan beberapa lokasi yang lumayan bagus untuk dijadikan alternatif tempat kunjungan mbak Tuti.

Sekitar jam 21.10 , mobil yang kami tumpangi mendarat dengan mulus di muka hotel. Kamipun saling berpamitan & berpelukan. Sebelum berpamitan mbak Tuti sempat memberikan sebuah cindera mata yang dibungkus dengan motif bunga.

Look so nice !, jujur saya jadi sedikit malu, karena saya nggak sempat mikirkan cindera mata buat mbak Tuti…hahaha…

“Terima kasih banyak lho mbak Tuti sudah ditraktir dinner berdua suami, plus diberi cindera mata pula”.

“Terima kasih pula atas jalinan persahabatan kita selama ini. Saya sangat menikmati indahnya persahabat kita. Meski terkadang karena kesibukkan masing-masing kita hanya dapat ber-say hello ria lewat blog, namun hal itu tak manghalangi indahnya persahabatan yang kita jalin”.

Thanks alot for all, see you and I always miss you so much !!!

Sekian sepenggal cerita indahnya persahabatan 2 blogger (Elindasari sang Bintang” dengan Tutinonka sang empunya Tutinonka Veranda / TV”) ini.

Semoga memberi manfa’at dan inspirasi.

KALA 2 BINTANG BERTATAP MUKA Agustus 13, 2010

Posted by elindasari in Artikel.
Tags: , , , , , , , ,
8 comments

Minggu sore, tgl 8 Agustus 2010 sekitar jam 17.45 lalu, setelah saya dan rombongan meninggalkan kota Jember, tepatnya setelah menyaksikan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang sangat meriah dan luar biasa, saya mencoba menghubungi seorang blogger yang lumayan saya kenal selama ini.

Tali asih saya dan pakde memang masih sebatas dunia maya, dan biasanya di blog saya sering menyapanya dengan panggilan ”pakde”.

“Pakde Cholik” tepatnya, sang empunya blog Bintang Satu di http://abdulcholik.com

Yes, sms ke hp beliaupun saya luncurkan yang isinya lebih kurang lebih,
“Assalamualaikum pakde Cholik. Saya akan ada di Surabaya, nginep di hotel S******* di T* 5 nanti malam sampai besok pagi. Gimana pakde sibuk nggak ?. Kalau tidak sibuk kita bisa temu blogger di lobby hotel besok pagi sekitar jam 7 an pakde. Saya tunggu infonya pakde, salam from Bintang”.

Tak lama berselang, aha…sms balasan dari pakde pun bersambut :

“Waalaikumsalam. Selamat datang di Surabaya. Ok, besok pagi ketemu di lobby hotel. Thanks”.

Lalu saya pun mengirim sms balasan karena mulai girang (hahaha…sekali plesir, bisa sekalian ketemuan sama sang blogger kawakan pikirku dalam hati) :

“Ok pakde see you (sambil senyum)”

Tapi tiba-tiba pakde kirim sms lagi yang isinya:

“Kok pagi sekali jeng Bintang”

Nah, karena khawatir pakde nggak bisa ketemuan, saya pun coba merinci alasannya, dan kirim sms lagi:

“Hahaha,krn jam 8 paginya rombongan kami akan langsung check out hotel dan ada rute lain lagi sebelum ke bandara lagi pakde, hahaha. Jadi pakde abis jogging pagi langsung kopi darat sama saya hehehe (sambil kirim senyum terindah)” ke pakde hihihi…

Lalu pakde pun ngebalas :
Ok deh, thanks

Dan saya balas lagi (karena senang dong, pakde sepertinya bersedia memenuhi undangan kopi darat saya) :

“Hehehe, see you pakde”
Pakdepun nyahutin :
“See you jeng Bintang”

Dan janjian ketemuanpun sudah selesai di approve oleh 2 Bintang ini.
Pagi yang indahpun dimulai. Sejak jam 5.00 saya sudah bangun.

Meski semalam check in Hotel sudah lumayan malam sekitar pukul 23.00, karena saya dan rombongan tetap menyempatkan untuk menikmati keindahan kota Surabaya dan menikmati hidangan malam di Boncafe yang khas dan memang belum buka cabang di Jakarta.

Karena sudah janji mau ketemu pakde…so saya harus sudah siap. Abis mandi, sholat subuh dan sempet nonton TV sejenak sambil baca-baca di kamar, dan smspun kuterima lagi.

“Morning Bintang, pakde sudah di lobby lho, tepat jam 7. Thanks”.

Wow…salut buat sang “Bintang Satu” ini.

Meski katanya sudah mantan Bintang Satu, yang namanya disiplin tetap dipegang teguh. Salut dan saya kasih 2 jempol buat pakde satu ini atas tepat waktunya.

Sayapun tak mau berlama-lama, sambil nunggu lift untuk membawa saya turun, saya kirim sms:
“Ok, saya turun”

Setibanya di lobby, saya sempat melihat ke kanan kiri, sambil menebak wajah sang Bintang Satu ini.

“Pakde Cholik ?” ujar saya nggak ragu sedikitpun

(So pasti, wong ternyata wajah pakde tetap sama gantengnya dengan photo-photo yang sering mejeng di blognya itu,hahaha)

“Hahaha, gimana jeng kabarnya ?”, sambut pakde Cholik tak kala ramah pada saya.

Dan obrolan kamipun bergulir.
Sambil menunggu si mbak Ita, pelayan resto lobby untuk siap-siap buka (hahaha ternyata resto lobby baru buka jam 8, oi), Kita mulai asyik bercerita.

Hem, sebenarnya kalau mau jujur, sayalah alias jeng “Bintang” inilah yang banyak ngomongnya. Pakde alias sang ”Bintang Satu” lebih sering memilih menjadi pendengar yang baik.

“Terima kasih lho pakde, sudah jadi pendengar yang baik buat celoteh pagiku yang pasti bikin burung murray melongo ini, hahaha…”

Obrolan demi obrolanpun berlanjut seru. Mulai cerita mengenai JFC (Jember Fashion Carnaval) yang heboh dan luar biasa yang sempat saya saksikan mulai dari hari pertama Press Conference, Gladi Resik, sampai Hari kedua, yakni hari berlangsungnya Carnaval. Pokoknya saya ceritakan lengkap ke pakde.

Layaknya seorang pendongeng ulung, saya bercerita dengan semangat 45. Apalagi kalau melihat wajah pakde yang dengan seriusnya mendengarkan dongengan saya.

Wow jujur nich pakde, saya jadi seakan bercerita layaknya jika saya menceritakan pengalaman saya kepada ayah saya sendiri. Sumpe pakde sama persis lho gayanya.

Sambil diselingi minum teh hangat dan beberapa biscuit mungil yang dihidangkan mbak Ita (pelayan resto lobby) kami pun tetap membahas berbagai hal.

Mulai dari jembatan Suramadu yang sa’at ini jadi icon untuk jembatan di Indonesia, asal mula nama blog kita (kebetulan nama blog kita bak saudara kembar…saya dengan blog “Bintang” dan pakde dengan blog “Bintang Satu”), cerita tentang keluarga, dll.

Aha, tak terasa tak kurang dari 70 menit kami sudah saling bersapa di dunia nyata. Yes, sungguh pertemuan yang mengesankan. Meski usia saya dan pakde ibarat anak kepada ayah, ternyata hal ini tak menghalangi perbincangan-perbincangan kami yang seru di pagi itu.

Tapi berhubung waktu perjumpaan harus diakhiri, maka tatap muka 2 Bintang inipun harus berakhir.
Kamipun sepakat, jika pakde kebetulan main ke Jakarta, saya jeng Bintang dengan senang hati akan mengantar pakde “Bintang Satu” ini untuk berkeliling kota.

Ayo, pakde tak tunggu kunjungan pakde di kota Jakarta. Kita bisa kunjungi berbagai macam museum yang pasti seru untuk dijadikan postingan blog.

Sambil bersalaman kedua Bintang inipun berpamitan. Sampai jumpa yach pakde. Titip salam dari ananda buat keluarga pakde Cholik di rumah. See you pakde !!!

Lalu,
Sambil breakfast di hotel, sayapun meluncurkan sms buat pakde :
“Pakde terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu to jumpa, salam hangat juga to keluarga di rumah (sambil senyum sang Bintang)”

Saya yakin mimik pakde sa’at ngebalas sms sayapasti sambil tersenyum juga :
“Sama-sama, pakde juga senang bertemu wong kito, sang Bintang yang murah senyum. Take care !”.

Photo Kala 2 Bintang bertatap Muka (thank mbak ini karena sudah mengabadikan wajah kita !)

Kala 2 Bintang Bertatap Muka

Kala 2 Bintang Bertatap Muka

Lihat senyum pakde yang sangat tetap ngress, meski pakde ngakunya sudah nggak muda lagi, hehehe…

Pakde Cholik, tetap grezz meski mengaku tak lagi muda

Pakde Cholik, tetap grezz meski mengaku tak lagi muda

Nah, sahabat blogger dan pembaca blog yang budiman, demikianlah sepenggal cerita Kala 2 Bintang bertatap muka. Inilah salah satu keunikan dari kisah persahabatan dan tali asih yang indah antara sesama blogger.

Semoga cerita ini bermanfa’at dan memberi inspirasi bagi semua.