jump to navigation

BERI DUKUNGAN BILA SI KECIL INGIN BERPUASA September 1, 2009

Posted by elindasari in Tips.
Tags: , , , , , , , ,
trackback
Beri dukungan bila si kecil ingin berpuasa

Beri dukungan bila si kecil ingin berpuasa

Melihat sekelilingnya menjalankan ibadah puasa, ternyata si kecil yang sekarang berusia empat tahun, tidak ingin jadi penonton saja. Meskipun belum wajib baginya, iapun ingin ikut berpuasa.

Nah, jika demikian halnya, maka kita selaku orangtua jangan ragu untuk memberikan dukungan atas niatnya tersebut.
Tapi gimana caranya yach ?. Jangan khawatir. Mungkin sekelumit kiat berikut bila anda diterapkan juga untuk si kecil anda dirumah.

Pertama, katanya padanya bahwa puasa bulan Ramadhan itu merupakan kewajiban dalam agama. Hal ini untuk mempersiapkan kondisi psikologi anak sehingga ia akan belajar menilai bahwa puasa itu sebuah ibadah.

Kedua, sebagai latihan, cobalah untu menawarkan kepadanya alternative berapa lama ia akan berpuasa. Misalnya: ½ jam, 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam dalam sehari. Usahakan bila ia memang kuat menjalankannya ditingkatkan setiap harinya. Tergantung kondisi si kecil dan kesanggupannya.

Ketiga, karena si keil berpuasa, maka pastikan bahwa gizi si kecil tetap terpenhhi agar tumbuh kembangnya tidak terganggu. Perhatikan menu sa’at sahur dan berbukanya. Meski untuk waktu berbuka bagi si kecil tergantung kesanggupan si anak. Begitu pula jam tidurnya, mengingat dia juga ikut bangun untuk makan sahur.

Keempat, hindarkan melakukan kegiatan yang menguras tenaganya. Untuk stimulasi, mungkin kegiatan diarahkan pada membaca buku atau mendengarkan dongeng, bisa juga dipilihkan yang berhubungan dengan agama untuk si kecil dgn bahsa yang mudah mereka cerna. Bisa juga diajak untuk bermain puzzle, scrable, menyusun suatu bangunan dari balok atau sejenisnya agar si kecil tidak bosan.

Kelima, cobalah untuk mencipkan suasana yang tidak melemahkan puasanya. Misalnya, pastikan makanan dan minuman dirumah berada ditempat tertutup / laci tertutup / tidak terlihat.

Terakhir, jika lebaran tiba sering kali inilah sa’at yang dinanti si kecil. Selaku orangtua tidak dilarang bagi kita untuk memberi mereka reward berupa hadiah atau uang atas puasa yang sudah mereka jalankan. Justru tindakan ini bisa memacu motivasinya. Hanya saja tetap katakan pada si kecil bahwa Hadiah Utama tetap berasal dari Allah.

Ok, sekian kulasannya, semoga memberi manfa’at dan inspirasi.

Iklan

Komentar»

1. mikekono - September 2, 2009

jika si kecil sudah
mulai mau berpuasa
itu merupakan sebuah
perkembangan baik
yang patut disyukuri…….
btw, bila tlah diawali sedari kecil
insya Allah akan menjadi
anak yg soleh hingga dewasa nanti
amieen 🙂

@Amien, Amien, Amien bang Mike.
Terima kasih sudah mampir kemari bang 🙂 🙂 🙂 Gimana puasanya bang ?. Semoga lancar yach 🙂
Best regard,
Bintang

2. nh18 - September 2, 2009

Dan yang jelas …
syarat utamanya adalah …
Orang tuanya juga memberi contoh … juga dengan berpuasa yang baik dan benar … tidak asal main suruh saja …

Salam saya
(sebuah warning untuk diri saya pribadi )
Thanks Ya Lind …

@Setuju Om, kita adalah teladan bagi mereka, ibarat kata pepatah “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”.
Kalau gurunya kencing berlari, nggak kebayang muridnya kencing sambil apa, hahaha…..
Terima ksh Om tariner sudah mampir 🙂
Best regard,
Bintang

3. dyah suminar - September 2, 2009

Bunda jadi ingat ketika anak anak masih kecil….
Tiap jam tanya…”kurang berapa lama kita bisa berbuka “…dan pertanyaan2 lain.
Dan bila lebaran tiba..mereka sudah menanti nanti hadiah dari saya dan bapaknya…

@Hehehe, yang bunda Dyah alami dulu sekarang terjadi pada sama bunda. Anak2 begitu “heboh” di pulan puasa, apalagi pas bedug buka, wah-wah… Tapi seneng melihat mereka antusias menjalankan puasa bunda 🙂 🙂 🙂
Best regard,
Bintang

4. rental mobil murah - September 2, 2009

sewaktu kecil dulu yang namanya puasa itu gak ada aturannya, kenapa begitu ???? puasa koq berbuka pas ashar. he..he… maklum peningkatan dari puasa dhuhur ke tingkat ashar yang akhirnya fulll berbuka saat maghrib. ( pengalaman pribadi )

5. Agus Suhanto - September 3, 2009

hmmm sy suka posting ini :), kenalan dulu ya… i Agus Suhanto

@Hai salam kenal juga Agus 🙂 🙂 🙂
best regard,
Bintang

6. Listiana Lestari - September 3, 2009

Bagus dong kalo pengen puasa…anakku malah gak mau puasa, alasannya haus…, tapi kalo disuruh makan dia “bilang aku puasa ko…” lo…malah bingung tho ? Selamat berpuasa ya…

@Hahaha, begitulah namanya juga anak2, yang penting selaku orang tua kita harus tetap bersikap bijaksana dan menjadi contoh yang baik bagi mereka. Gimana mbak Lis sudah mulai persiapan libur lebaran belum ?.
Salam juga buat keluarga yach mbak 🙂
best regard,
Bintang

7. Indah Sitepu - September 3, 2009

wah pstinya mbak bintang ibu yang baikk.. 😀
salam buat si kecil yahh..

@Amien, terima ksih Indah. Hei, Indah gimana kabarnya, ma’af sudah agak lama saya nggak berkunjung ke blogmu, karena akhir2 ini datelinenya banyak, hahaha, pasti saya banyak ketinggalan postingan barumu yach ?.
besrt regard,
Bintang

8. zipoer7 - September 4, 2009

yang terpenting perbolehkan sikecil untuk berbuka kalau bedug magrib digetok teh
salam

@Hahaha, yach yang penting kita selaku ortu hargai semangat si kecil tuk ikutan puasa, hehehe 🙂 🙂 🙂
Best regard,
Bintang

9. ciput mardianto - September 5, 2009

sekedar sharing ni bu, dulu waktu kecil, saya diajari secara bertahap. Orang2 di tempat saya mengatakan dengan nama puasa bedhug, ya lamanya dari sahur sampai bedug dzuhur, kemudian dilanjutkan lagi sampai asar hingga akhirnya sampai magrib.

@Hahaha, pengalaman Ciput juga pernah saya alami waktu kecil. Memori yang nggak bisa lupa, hehehe…yach banyak cerita kecil yang menarik utk kita kenang seputar puasa, kocak juga kalau diingat2 yach 🙂
Terima kasih atas kunjungannya Ciput, ma’af saya juga sudah lama nggak sempet maen ke blognya Ciput 🙂

best regard,
Bintang

10. yusupman - September 6, 2009

Mendidik anak sedari kecil,memang perlu keuletan,kesabarab yg extra ya… dan nanti jg yg akan memanen hsilnya org tua jg ikut bhgia
lam kenal

@Setuju Mas Yusup, terima kasih atas sharingnya 🙂 🙂 🙂
Best regard,
Bintang

11. elmoudy - September 6, 2009

memang sangat penting dukungan bagi orang tua bagi anak yg pengen berbuat kebaikan….

salam persahabatan…

@Sip dech…Salam kenal juga buat Elmoudy, terima kasih sudah berkunjung disini 🙂
Best regard,
Bintang

12. edratna - September 13, 2009

Hmm…memang anak-anak perlu didukung jika ingin puasa.
Paling tidak membangunkan saat sahur, mendongeng mengenai kebaikan puasa dsb nya.

@Terima kasih atas kunjungannya disini Bunda Ratna. Betul bunda mereka harus diberi dukungan agar mereka senang melakukannya 🙂 🙂 🙂
Best regard,

Bintang
https://elindasari.wordpress.com

13. kawanlama95 - September 14, 2009

anak-anak memang harus dilatih sejak dini, semoga akan menjadi pribadi yang unggul dikemudian hari

@Betul kawan lama, harus dilatih sedini mungkin, minimal mulai mengenalkan pada mereka, cara dan maknanya sedikit demi sedikit. Terima kasih atas kunjungannya disini yach.
Best regard,

Bintang
https://elindasari.wordpress.com

14. zipoer7 - September 16, 2009

Salam Takzim
Menulis kadang salah
Singgah kadang tak teratur
Inginnya melepas salah
dengan Jarak coba ku Atur

Minal A’idin Wal Faidzin, mohon maap lahir dan batin

@Terima kasih atas kunjungannya disini Mas Zipoer. Sama-sama Mas, ma’af nggak sempet kunjung balik ke blognya Mas Zipoer. Segera kalau pas agak senggang yach, tetap tunggu yach, hehehe 🙂 🙂 🙂
Best regard,

Bintang
https://elindasari.wordpress.com

15. elmubarok - September 20, 2009

ikutan silaturahmi negh..!!
sip dach buta postingannya..

selamat idul firti
Eid Mubarak,Eid Karim, Happy Eid
takabala allahu minna wa minkum
minal aidzin walfaidzin, maaf lahir dan batin frenzzz

@Terima kasih atas kunjungannya disini. Lam kenal yach 🙂
Best regard,

Bintang
https://elindasari.wordpress.com

16. Nug - September 24, 2009

Lama tak berkunjung..

Selamat Idul Fitri 1430H, mohon maaf lahir batin atas segala kesalahanku yaa.. 🙂

@Terima kasih atas kunjungannya disini Mas Nug. Saya juga Mas, mhn ma’af lahir bathin, hehehe
Best regard,

Bintang
https://elindasari.wordpress.com

17. tutinonka - September 26, 2009

Jadi, si kecil puasa sampai berapa lama Mbak? Apakah sudah bisa puasa penuh satu hari, atau sampai Dhuhur saja? Kalau yang besar, sudah puasa penuh kah?

saya dulu mulai puasa sejak umur 7 tahun, kelas 1 SD. Jadi kalau si kecil baru 4 tahun, sebenarnya sih memang belum wajib berpuasa. Salam untuk si kecil ya Mbak 🙂

@Hahaha, hanya baru tahap mencoba mbak, tapi itupun saya sudah seneng banget krn si kecil berarti memperhatikan sekelilingnya dan suasana pas Ramadhan. Semoga ini jadi tahapan belajar baginya sampai benar-benar mampu puasa 1 hari penuh seperti kakaknya.

Terima kasih atas kunjungannya mbak Tuti, salam juga buat kel di Jogja 🙂 🙂

best regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

salam hangat,

18. hmcahyo - Oktober 2, 2009

wah lama gak kesini.. mohon maaf lahir bathin 😀

@Terima kasih atas kunjungannya disini Mas Cahyo. Ma’af lahir bathin juga. Saya juga belum sempet kunjung balik ke blognya Mas Cahyo 🙂
Best regard,

Bintang
https://elindasari.wordpress.com

19. mikekono - Oktober 12, 2009

adinda……,
mana neh postingan
terbaru…….?
bikinin dong, hehe 🙂

@Terima kasih atas kunjungannya disini Bang Mike. Segera diposting Bang 🙂
Best regard,

Bintang
https://elindasari.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: