jump to navigation

Akan Kubawa Bintang Kejora November 18, 2008

Posted by elindasari in puisi.
Tags: , , , , ,
trackback

bintang-kejora3

 

Mengapa ku tak melihat,

Apa yang aku pikirkan,

Semuanya sudah terbuka,

Semuanya dapat terbaca dimataku,

 

Mengapa ku tak peduli,

Isyarat yang pernah dikirimkan,

Lewat sejuta puisi, dengan selaksa bunga,

 

Tapi,

Aku tetap diam membeku,

Ku tepiskan mimpi-mimpiku,

Kuhunus pedang cinta hingga berdarah,

Kupekikkan asmara dalam dada,

Namun hanya dengan diam,

 

Hem,

Semula ku memang tetap diam,

Kemudian ku mulai tersenyum,

 

Kuberjanji,

Akan kupetik bintang kejora,

Untuk kusematkan,

Didadaku,

Dijantungku,

 

Mengapa,

Mengapa hanya namanya kini,

Terpatri dalam jiwaku,

Haruskah aku menyerah,

Sebelum aku coba semuanya,

 

Namun aku tetap diam membeku bukan tanpa kata,

Ku tepiskan mimpi-mimpiku yang lalu,

Kuhunus pedang cinta tapi kali ini tak berdarah,

Kupekikkan asmara namun tak lagi hanya di dalam dada,

Karena ku telah berjanji,

Akan Kubawa Bintang Kejora,

Untukmu….

Komentar»

1. yande - Desember 4, 2008

jangan tinggalkan diriku sendiri
jangan kau ambil bintang itu
kupinta temani aku disini
menatap bintang itu
………

*kedip-kedip*

beli pop corn sana, buat cemilan nonton bintang

@Hehehe, Yande kamu bisa aza 🙂 🙂 🙂
But, thank a lot for your coming. I am very glad🙂 🙂 🙂 Nice day for you 🙂 🙂🙂
Best regard,
Bintang
http://elindasar.wordpress.com

2. abdul kholiq - Februari 8, 2009

Permisi Mbak………..”
Mohon Maaf Mbak Saya Sudah Mengcopy dan Memodifikasi Suara Mbak di Halaman Depan Blog Ini Karena Syair” itu sangat bertautan dengan apa yang aku alami dan aku rasakan.
Dalam jiwaku mengalir nafas – nafas “Bintang Kejora” bintang ini memang kecil tapi punya semangat yang luar biasa untuk menyongsong harapan dan selalu berserah diri kepada yang kuasa.
Dan mungkin aku merasakan kesamaan itu pada blog mbak, makanya aku sangat tertarik dan mencoba untuk memposting……
sekali lagi mohon maaf sekaligus terima kasih..salam kenal.ABDUL KHOLIQ

@Hahaha, terima ksh juga Abdul Kholiq, senang kalau karya-karyaku dapat memberi manfa’at bagi sesama. Terima kasih banyak yach 🙂 🙂 🙂
best regard,
Bintang
http://elindasari.wodpress.com

3. soleman - April 3, 2009

hy yang lagi jatu cinta nih ama sapa tu

@Ada aza, hehehe 🙂 🙂 🙂
best regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

4. soleman - April 3, 2009

jatu cinta ama siapa tu hati2 lo makanya jatu cinta sma aku aja

@Hahaha, itu hanya puisi soleman 🙂 🙂 🙂
Best regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

5. NiTa - Mei 14, 2009

So SweeT bGet PuiSiNya..
I LiKe it..

@Terima ksh Nita, sering2 singgah disini yach🙂
best regard,
Bintang
http:/elindasari.wordpress.com

6. jevry - September 10, 2009

mba boleh minta yang terbaru nga……….gua senang pisi mba….tolong mba

@Hem, coba baca dikatagori puisi, siapa tahu ada yang suka 🙂 Terima kasih atas kunjungannya jevry 🙂
Best regard,
Bintang

7. ully - April 21, 2010

mungkin ku takkan bisa selalu tersenyum tukmu…
menemanimu dalm panasnya dunia..
namun ku punya hati yang selalumemujamu…

thanks kata2nya..
seruuu

8. meira - Juli 29, 2010

kereeen bangeeet puisinya,
mohon maaf ya mba aku minta izin copy puisinya, karena selain bagus, sesuai dengan kenyataan yg pernahsaya alami,
makasih mba.

9. Bernita - Januari 8, 2011

puisinya bagus banget… >(^.^)<

mohon maaf kalau udah mengcopy puisinya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: