jump to navigation

PERJALANAN NAPAK TILAS SEJARAH INDONESIA (Part 3) MENARA SYAHBANDAR Agustus 25, 2008

Posted by elindasari in Belajar.
Tags: , , , , , ,
trackback

MENARA SYAHBANDAR

 

Setelah berkunjung ke Museum Bahari, saya dan rombongan napak tilas sejarah Indonesia juga tidak mau melewatkan tempat yang unik satu ini.  Namanya adalah MENARA SYAHBANDAR.  Menara ini tepatnya terletak di Jalan Pasar Ikan No. 1 Jakarta Utara.

 

Menurut info guide napak tilas sejarah yang membimbing tour kami, karena disini dulunya difungsikan sebagai tempat untuk kegiatan perniagaan Belanda (VOC), baik di laut maupun di darat. 

 

Demi kebutuhan tsb maka VOC mendirikan sebuah bangunan Menara yang persisnya terletak di tepi Teluk Jakarta dan letak menara inipun tidak jauh dari Museum Bahari (dari museum cukup jalan kaki lho).  Nah bangunan ini sekarang lebih dikenal dengan sebutan “Menara Syahbandar”.

 

Menara ini dibangun pada tahun 1839 (sudah tua yach dan alhamdullilah sekarang masih ada), yang berfungsi sebagai menara pengawas di laut dan sekitarnya, atau lebih tepatnya untuk mengawasi keluar-masuknya kapal ke / dari pelabuhan Batavia (Kali Ciliwung). 

 

 

Dihadapan menara ini juga dibangun dua gedung untuk proses pengurusan administrasi perniagaan sebelum rempah-rempah dikirim ke negara-negara Eropa.

 

Bangunan “Menara Syahbandar” ini beraritektur gaya Eropa. 

 

Karena kondisi pelabuhan waktu itu cukup padat dan kondisi pelabuhan Sunda Kelapa sudah kurang memadai, maka VOC membangun lagi pelabuhan berikutnya di Tanjung Priok. 

 

Setelah pelabuhan Tanjung Priok selesai (tahun 1886) menara pengawas (Uitlijk) berkurang peranannya, namun tetap dijadian menara pengawas dan kantor syahbandar bagi kegiatan Pelabuhan Pasar Ikan (tahun 1926 – 1967).

 

Pada tahun 1967 dengan diresmikannya pelabuhan Sunda Kelapa maka praktis menara pengawas ini tidak difungsikan lagi bagi kegiatan ke pelabuhan. 

 

Pada masa pendudukan Jepang, kompleks ini dimanfa’atkan sebagai gudang penyimpanan logistic.

 

Setelah Indonesia merdeka, sekitar tahun 1950-an tempat ini juga pernah difungsikan sebagai Kantor / Pos Kepolisisan Penjaringan hingga akhirnya pada tgl 7 Juli 1977 dijadikan sebagai Bagian dari Museum Bahari.

 

Nah, bagi para pembaca yang penasaran ingin berkunjung ke lokasi ini silahkan menyempatkan diri.  (Tempatnya unik dan penuh sejarah).  Ajak sanak saudara ke tempat-tempat menarik ini.  Mudah-mudahan dengan berkunjung ke tempat-tempat demikian akan semakin menanamkan rasa cinta kita kepada budaya, bahari dan kekayaan Indonesia.

 

Semoga cerita diatas memberikan inspirasi & manfa’at.

Komentar»

1. bapakethufail - Agustus 25, 2008

komentar pertamaxxxxx
sejarah….. menyadarkan kita untuk cinta negeri

@Setuju banget mas🙂 🙂 🙂
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

2. yulism - Agustus 26, 2008

Saya heran dulu waktu masih di sekolah kalau ada wisata ke Jakarta kenapa ngak diajak ke tempat bersejarah seperti itu ya? padahal sangat penting buat siswa untuk mengenali sejarah seperti itu. Yah Semoga sekarang sudah berubah ya mbak. thanks

@ Ya,mbak saya berharap juga demikian. Makanya saya berusaha mulai dini ingin mengenalkan budaya dan kekayaan Indonesia kpd si kecil, dgn harapan agar mereka kelak tetap cinta dan dapat tetap melestarikannya.
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

3. Belajar Bisnis Online - September 1, 2008

Duh, fotonya klasik banget.

Suka banget deh ngelihat rumah-rumah jaman dulu gitu, antik dan bersejarah banget. Ternyata masih ada aja yang peduli dengan semuanya itu! Mantap mbak!

@ Terima kasih…”Kusforex”. Senang dapat kunjungannya. Sering2 main kemari yach 🙂 🙂 🙂
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

4. Cara Membuat Website - September 1, 2008

Btw, itu yang didepan rumah pakai baju biru siapa yah?

Apakah bangunan bersejarah juga?🙂

Wah…. menaranya keren banget yah mbak… saya setuju mbak, bagus sudah mengangkat mengenai peninggalan dan bangunan bersejarah di Indonesia!

@hehehe…foto yang dibawa yang baju biru…”mbak Rinjani Jangkaru, host acara Jejak Petualang”…hem kebetulan pada sa’at saya & rombongan ke Menara Syahbandar, mbak Rinjani ikut meliput kegiatannya. So, sayang kalau dicrop, hehehe…(mudah2an mbak Rinjani nggak keberatan fotonya ikutan dipajang, hehehe) 🙂 🙂 🙂
Terima kasih atas kunjungannya ya🙂 🙂 🙂
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: