jump to navigation

PERJALANAN NAPAK TILAS SEJARAH INDONESIA (Part 1) PELABUHAN SUNDA KELAPA Agustus 21, 2008

Posted by elindasari in Belajar.
Tags: , , , , , ,
trackback

Setelah beberapa hari sebelumnya saya dan teman-teman lainnya sibuk oleh berbagai kegiatan menyambut kemerdekaan RI dengan mengikuti dan jadi panitia beberapa lomba 17-an, maka kali ini pada tgl 16 Agutus 2008 lalu, sengaja saya menyempatkan diri untuk mengikuti kegitan yang memberikan saya pengalaman yang sangat berkesan dan berharga yaitu Napak Tilas Sejarah Indonesia.

(Sebab tahun lalu 2007, saya sudah megikuti acara yang serupa tapi berbeda tema yaitu Napak Tilas Jejak Proklamasi)

 

Sejak pagi hari sekitar jam 7 pagi, saya sudah mulai berkumpul bersama komunitas Historia Jakarta untuk melakukan serangkaian acara.

 

Nah mau tahu cerita seru dibalik napak tilas sejarah Indonesia tsb, yuk ikuti kisahnya dibawah ini :

 

Perjalanan pertama saya dengan rombongan menuju :

 

PELABUHAN SUNDA KELAPA

 

Menurut informasi yang saya dapatkan dari guide sejarah yang tergabung dalam komunitas historia Sunda Kelapa adalah sebuah pelabuhan dan lokasinya masih di Jakarta, tepatnya terletak di kelurahan Penjaringan, kecamatan penjaringan, Jakarta Utara.

 

 

 

Meskipun sekarang Sunda Kelapa hanyalah nama salah satu pelabuhan di Jakrta, daerah ini sangat penting karena desa di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal bakal dari kota Jakarta.

 

Kala itu (menurut cerita para ahli sejarah lho)  Sunda Kelapa adalah milik kerajaan Sunda yang beribukota di Pakuan Pajajaran atau lebih dikenal dengan sebutan Pajajaran yang direbut oleh pasukan Demak dan Cirebon.

 

Nah, walaupun hari jadi kota Jakarta baru ditetapkan pada abad ke-16, sejarah Sunda Kelapa ternyata sudah dimulai jauh lebih awal/ dulu, yaitu sejak jaman pendahulu Kerajaan Sunda yaitu Kerajaan Tarumanagara.

 

Yang mana Kerajaan Taruanagara jni pernah diserang dan ditaklukan oleh kerajaan Sriwijaya dari Sumatera.  Oleh sebab itu, tidak heran jika etnis Sunda di pelabuhan Sunda Kelapa menggunakan bahasa Malayu / Melayu yang umum ada di Sumatera, yang kemudian dijadikan bahasa nasional, jauh sebelum peristiwa Sumpah Pemuda pada tgl 28 Oktober 1928.

 

Semilir angin sepoi yang bertiup sambil mendendangkan untaian lagu “Nenek moyangku seorang pelaut” sembari mengantarkan saya dan rombongan untuk beranjak dari tempat nan penuh sejarah ini, untuk melanjutkan perjalanan kami berikutnya.

 

 

 

Nah, kalau para pembaca tertarik untuk berkunjung / melihat Pelabuhan Sunda Kelapa datanglah pada pagi hari atau sore hari, karena cuaca masih bersahabat (belum tertalu terik. 

 

Karena daerahnya termasuk lumayan gampang dijangkau dengan kendaraan , tempat ini cocok juga untuk dijadikan tempat berwisata kota terutama bagi keluarga & anak-anak agar mereka bisa mengenal asal kota Jakarta tercinta ini sedari dini dan lebih mencintai negeri kita.

 

Saya juga berharap mudah-mudahan untuk tahun-tahun mendatang, tempat-tempat bersejarah seperti ini samakin ramai dikujungi dan semakin mendapatkan perhatian yang lebih, baik oleh pemerintah maupun dari kalangan masyarat.

 

Oya, pesan saya kalau mau berkujung kesini jangan lupa bawa topi yach,  dan selamat mengenal kota Jakarta masa tempo doeloe.

 

Semoga cerita diatas memberikan inspirasi & manfa’at.

Komentar»

1. masciput - Agustus 21, 2008

saya sangat mencintai budaya bangsa! emuahhhh

@ setuju, hehehe 🙂 🙂 🙂
Best Regard,
bintang
https://elindasari.wordpress.com

2. Resi Bismo - Agustus 21, 2008

That’s what i am talking about sis, baru aja gue pikirin, ternyata kamu sudah membuat sebuah input bagi tulisanku…. mohon diexplor lagi sis, ttg sejarah dan pariwisata indonesia.

3. yulism - Agustus 26, 2008

Ternyata lagi jalan jalan dan sibuk 17 an ya? pastas setiap hari aku check dari kemarin kok ga ada postingan baru. Any way terima kasih banyak infonya selama ini kalau ke Jakarta cuman ke TMII dan Dufan. thanks


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: