jump to navigation

RESEP PINTAR BAGI PEMEGANG KARTU KREDIT Juli 9, 2008

Posted by elindasari in Tips.
Tags: , , , , , , , , , , ,
trackback

Disini saya sekedar sharing tentang Tips & tricks bagi pemegang kartu kredit agar tidak terlilit hutang yang mematikan, jadi saya ingin mengajak para pemegang kartu kredit melakukan resep-resep pintar dalam menggunakan kartu kreditnya.

Yok kita bahas :
1. Usahakan Tidak Pernah Melakukan Pembayaran Minimum
Rahasia besar dari industri kartu kredit modern adalah perusahaan penerbit kartu plastik tidak perlu buru-buru melihat Anda melunasi hutang Anda. Sebaliknya, mereka menghasilkan banyak uang jika Anda hanya melakukan pembayaran bulanan yang minimum. Dan mereka cukup pintar untuk mengetahui bahwa jika mereka menurunkan pembayaran minimum serendah mungkin – katakanlah sekitar 10 % dari total hutang, maka Anda akan terus mengeluarkan uang, dan mereka akan terus mendapatkan keuntungan dari Anda.

Penerbit kartu kredit sama sekali tidak tertarik untuk membuat Anda memahami bahwa jika anda meminjam Rp. 100 Juta dan hanya melakukan pembayaran minimum setiap bulannya (Rp. 10.000.000,-) dengan tingkat suku bunga 3.5% per bulan (42% per tahun), maka anda memerlukan waktu 16 bulan untuk melunasi seluruh utang Anda dengan total pembayaran sebesar Rp. 156.000.000,- (seratus lima puluh enam juta rupiah). Keuntungan yang sangat besar (56%) bagi perusahaan penerbit kartu kredit Anda.

Untunglah Pemerintah kita sudah menaikkan batas pembayaran minimum sebesar 10%. Tentu saja keuntungan perusahaan penerbit Kartu Kredit akan jauh lebih besar bila batas pembayaran minimum dibiarkan lebih rendah sebesar 5% seperti sebelumnya.

Tetapi batas pembayaran minimum ini sendiri tidak akan menyelesaikan masalah. Jika anda memiliki sejumlah utang di kartu kredit dan Anda tidak ingin utang tersebut mencekik leher anda, maka Anda sekurang-kurangnya harus berusaha untuk membayar minimal dua kali lebih besar dari pembayaran minimum setiap bulannya. Tentu saja melunasi hutang kartu kredit Anda setiap bulannya adalah cara yang terbaik.

Namun, jika Anda benar-benar terpaksa untuk hanya membayar minimum payment, pastikan Anda merencanakan budget Anda dengan sangat hati-hati. Semakin lama Anda membayar tagihan Anda, maka akan semakin besar bunga yang harus Anda bayarkan. Beban bunga yang Anda bayar untuk sebuah barang akhirnya bisa jadi lebih besar dari harga barang yang Anda beli.

2. Jangan Pernah Terlambat Membayar Tagihan.
Rahasia lainnya adalah penerbit kartu plastik sama sekali tidak keberatan jika Anda telat melakukan pembayaran karena mereka akan menghasilkan uang yang cukup banyak dengan mengumpulkan biaya-biaya keterlambatan tersebut. Di Amerika Serikat, berdasarkan data dari R.K. Hammers Investment Bankers (sebuah perusahaan konsultan kartu kredit berpusat di California), lebih dari 10% dari pendapatan industri kartu kredit berasal dari biaya (denda) keterlambatan pembayaran ini. (Ada yang punya data di Indonesia ?).
Dan biaya keterlambatan ini sangat memberatkan. Bukan hanya karena
Perusahaan kartu Kredit bisa mengenakan Anda denda setinggi Rp. 100.000,- meskipun hanya telat 1 (satu) hari, tetapi mereka juga akan meningkatkan tingkat bunga Anda. Artinya Anda harus sangat hati-hati mengawasi tanggal jatuh tempo tagihan kartu kredit Anda, dan jangan pernah terlambat membayarnya.
Untuk menghindarkan diri dari keterlambatan pembayaran yang mengakibatkan denda. Ikutilah petunjuk-petunjuk penerbit kartu kredit tentang kemana, bagaimana, dan kapan harus melakukan pembayaran tagihan !!

3. Cari Tingkat Bunga Yang Paling Kompetitive

Bukanlah hutang yang ”membunuh” banyak pemilik kartu kredit, melainkan bunga yang harus mereka bayar di atas hutang tersebut, apalagi bila Anda terbiasa membayar cicilan bulanan. Pastikan Anda tahu bagaimana biaya bunga ini diperhitungkan. (Saat ini tingkat bunga kartu kredit rata-rata adalah 30%, dan ada yang setinggi 42% per tahun).

Apa yang bisa Anda lakukan ?

 

Pertama-tama yang harus anda periksa adalah pernyataan transaksi kartu kredit Anda dan cari tahu berapa besar persisnya biaya hutang Anda. Setelah Anda melakukan hal itu, Anda bisa shop-around dan membandingkan tingkat bunga kartu kredit Anda dibandingkan yang ditawarkan di tempat lain. Kemungkinan besar anda akan menemukan kartu kredit yang menawarkan tingkat bunga yang lebih kompetitive.

Sebelum Anda bersusah-susah mengganti kartu kredit Anda dengan yang lain, telpon perusahaan kartu kredit Anda yang sekarang, dan tanyakan apakah mereka dapat memberikan tingkat bunga yang lebih rendah kepada Anda.Jika karyawan yang berbicara dengan Anda mnengecewakan Anda, minta bicara dengan Supervisor atau Manager-nya. Beritahu kepada mereka bahwa Anda sedang mempertimbangkan untuk mentransfer hutang Anda ke perusahaan kartu kredit yang lain.

Dan secara jelas katakan kepada mereka perusahaan pesaing mereka dan tingkat bunga yang mereka tawarkan. Buatlah mereka yang berjualan: Tanyakan ”Kenapa saya harus tetap menggunakan kartu kredit Anda jika saya bisa mendapatkan tingkat bunga yang lebih rendah di tempat lain?”

Umumnya, jika Anda berbicara dengan sopan dan masuk akal, mereka mungkin akan mencoba untuk mengabulkan permintaan Anda karena pada akhirnya mereka akan berusaha mempertahankan bisnis mereka dengan Anda. Jika Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan, mendaftarlah dengan perusahaan kartu kredit yang menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah dan pindahkan hutang Anda ke perusahaan yang baru tersebut.

4. Mintalah Grace Period Bebas Bunga

 

 

Jika Anda selalu membayar lunas seluruh tagihan setiap bulan, maka mintalah grace period bebas bunga yaitu waktu setelah Anda melakukan transaksi dan sebelum biaya dikenakan, biasanya antara 25 – 30 hari.Dengan grace period ini, Anda sebenarnya mendapatkan fasilitas kredit bebas bunga, asalkan Anda membayar penuh tagihan kartu kredit Anda setiap bulan.
5. Mintalah Iuran Tahunan Gratis

Kebanyakan kartu kredit mengenakan iuran tahunan berkisar antara Rp. 100.000,- s/d Rp. 300.000,- per tahun. Jika Anda mempunyai beberapa kartu kredit, lumayan juga iuran tahunannya. Apalagi kalau Anda punya 7 – 8 kartu kredit seperti rata-rata keluarga Amerika, iuran tahunan yang harus Anda bayar menjadi besar jumlahnya.

Tergantung dari jenis kartu kredit yang Anda miliki, Anda mungkin bisa digratisin iuran tahunan hanya dengan menelpon dan meminta.

Tetapi di lain pihak, hati-hatilah dengan kartu kredit yang tidak mengenakan iuran tahunan, karena mungkin saja mereka mengenakan ”biaya transaksi” setiap kali Anda menggunakan kartu kredit Anda.

6. Hati-hati dengan Kartu ”Travel & Entertainment (T&E)

 

 

 

 

Kartu ”Travel & Entertainment (T&E)”, contohnya American Express atau Diners Club seringkali mengenakan iuran tahunan yang lebih tinggi dibandingkan kebanyakan kartu kredit. Biasanya Anda harus melakukan pembayaran penuh dalam waktu 30 hari sejak menerima tagihan atau biasanya pembelian selanjutnya tidak akan disetujui.
7. Hati-hati dengan Godaan Nol-Persen
Banyak perusahaan penerbit kartu kredit sekarang menawarkan tingkat bunga ”perkenalan” nol persen kepada nasabah yang mau membuka rekening baru dan mentransfer hutang kartu kredit Anda kepada mereka. Ini bisa jadi penawaran yang baik, tetapi berhati-hatilah.

Banyak dari penawaran ”nol-persen” ini memiliki disclaimer tertentu – dengan cetakan/tulisan yang sangat kecil – yang akibatnya jika Anda terlambat membayar meskipun hanya satu hari saja, Anda akan kehilangan tingkat bunga nol-persen atau yang lebih rendah dan bunga Anda akan meningkat.

Lebih buruk lagi, beberapa dari penawaran khusus ini mengandung ”retroactive interest-rate penalties (denda tingkat-bunga yang berlaku surut)” yang artinya penerbit kartu kredit bisa membebankan Anda tingkat bunga yang tinggi untuk setiap hutang yang pernah Anda miliki, bahkan ketika Anda melakukan pembayaran tepat waktu.

Selain itu penawaran ”bunga nol-persen” atau ”bunga lebih rendah” biasanya mulai menghitung bunga sejak hari Anda melakukan pembelian/transaksi.

Jadi hati-hatilah dengan penawaran seperti ini. Penawaran ini bisa sangat luar biasa jika Anda bertanggung-jawab, tetapi jika Anda tergelincir sekali saja, dan Anda bisa sangat menderita.

Pada dasarnya, jika Anda tidak berhati-hati, kartu kredit bisa menjadi bencana keuangan yang akan sangat sulit kita meloloskan diri keluar darinya. Jadi pandai-pandailah menggunakan kartu kredit Anda dan belajarlah untuk menghindari jebakan-jebakannya.

Referensi :

“Personal Finance, 6th edition, by Kapoor-Dlabay-Hughes, Mc Graw Hill Intl edition”

“Credit Card Hazards & How to Avoid Them, by David Bach”

 

 Mudah-mudahan tip & trik diatas bisa bermanfaat dan memberi inspirasi.

Iklan

Komentar»

1. dheryudi - Juli 9, 2008

lebih baik ngga punya kartu kredit…
lebih tenang, aman dan nyaman…

2. Muhammad Iqbal - Juli 11, 2008

Sebaiknya sich aku kalau punya kartu kredit limit-nya dibatasin aja….h
mungking bisa di bawah 800 ribuaaaaaan gitu agar kondisi finansial kita aman
Eeeh Teman-teman tahu nggak sich pernah looh ada seorang anak bupati di menerima warisan dari ayah-nya kemudian dia pakai kartu
kredit-nya sampai saldo pinjaman-nya 100 juta sampai akhir-nya gak
bisa bayar terus rumah-nya dan aset -aset nya dia disita oleh bank
dan termasuk rumah-nya akhirnya di menjadi gelandngan
kisah ini terjadi di Jawa Timur tepatnya di blitar

Dikirim Oleh Muhammad Iqbal
Alamat: Pundong RT 07/RW 13 Srihardono Pundong Bantul Yogyakarta 55771, Indonesia
alamat E-mail : (lamda55@yahoo.co.id)

3. luck13y - Agustus 29, 2008

beuh baru aja aku tutup kartu kredit BRI ku.. lumayan bunganya 2.2%

4. Rosyidi - September 15, 2008

wow… rumit juga ternyata mo bikin kartu kredit. Btw, aku minta saran nih kalo kartu kredit yg bagus apa ya? Maksudnya yang murah. Kalo bisa gak ada iuran taunan dan transaksinya. Cuma mo aku buat verifikasi paypal doank.
Makasih banyak ya infonya sangat membantu.

@Hello Rosydi, mungkin saya bisa kasih saran coba Rosyidi mein ke blognya papabonbon.
http://papabonbon.wordpress.com
Karena disana pernah dikulas lebih detail & mudah2an dapat menjawab yach. Terima kasih atas kunjungannya yach 🙂 🙂 🙂 🙂
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

5. HADI - September 15, 2008

Mau tanya suku bunga kartu – kartu kredit di indonesia, visa maupun master termasuk untuk tarik tunainya dan belanja dan juga fiturr – fitur yang ditawarkan oleh penerbit kartu kredit.
Terima kasih
Tolong dibantu untuk memilih kartu mana yang terbaik untuk saya yang hanya seorang karyawan swasta kecil. tolong dibantu solusinya.

dan untuk kelancarannya tolong kirim daftar nya ke email saya

Regard

@Hadi, untuk pertanyaan2nya mungkin saya bisa menyarankan hadi berkunjung ke blognya papabonbon.
http://papabonbon.wordpress.com
karena seperti disana pernah dikupas lebih detail. Semoga dapat membantu 🙂 🙂 🙂
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

6. Aroon - September 18, 2008

Coba liat artikel disini kayanya yg paling murah BRI. bisa apply via form online si blogernya. Kayanya lagi pro SGM tuh.

@Terima kasih atas infonya Aroon 🙂 🙂 🙂
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

7. Armando Romadona - September 28, 2008

mending yg biasa aja, lo nabung dikit2 trus kalo udh cukup lo tinggal pake buat beli barang atau keperluan lainnya. 🙂
toh harga barang kemungkinan bisa turun pas lo mau beli, walau bisa dikatakan ketinggalan yang penting lo udh bisa beli barang itu. dan sisa duit yg lo kumpulin bisa lo tabung lg deh. hehe

@Usul yang bagus juga nich, ada yang mau ikut coba tipsnya Rendo ? Terima ksih atas kunjungannya Rendo, sering2 main kemari yach 🙂 🙂 🙂
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

8. rosyidi - Oktober 13, 2008

wow.. thanks banget ya masukannya. Akan aku baca di blog itu.
Tapi rasanya Niaga lumayan juga. Bebas iuran tahunan seumur hidup 🙂
blom tanya2 lagi sih.

@Terima kasih kembali Rosyidi, o yach blog kamu bagus banget yach…Pokoknya Keren !!!
Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

9. Andreass - November 30, 2008

bisa minta bantuin saya perlu solusi?
saya punya 8 kartu kredit dan 2 KTA
gaji saya hanya 1 juta/bln
saya punya niat ingin menutup kartu saya, tetapi keadaan financial saya tidak mencukupi.pertanyaan sya?
Apakah pihak penerbit kartu kredit tersebut bisa diajak negoisasi untuk saya bisa membayar per bulannya semampu saya?
trims

10. Andreass - November 30, 2008

bagi saudara/saudri yang bisa membantu bisa kirim solusinya ke email saya di east_310783@yahoo.com.thanks.Gbu

11. renie - Januari 6, 2009

bagi yg berminat untuk apply kartu kredit khusus danamon hub aku aja,alamt email aku fitriana_reni@yahoo.com.klo mau tentang kartu kredit danamon lbh bnyk silahkan tanyakan lewat email aku.banyk kemudahan yg diterima menjadi pemegang kartu kredit danamon dengan bunga rendah dan cicilan 12 bln.thks…

@Terima kasih atas infonya renie. Nah bagi yang berminat silahkan hub renie yach 🙂 🙂 🙂
Best regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

12. gasolku - Maret 6, 2009

yup bener banget tuh hati-hati dan harus teliti, jangan samapai kebobolan saking asiknya belanja.

regard,
bunda azzam
http://www.tupperwarekoleksi.wordpress.com
http://www.gasolku.wordpress.com

@Hahaha, bisa aza nich gasol. Terima kasih sudah singgah disini 🙂 🙂 🙂
Best regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

13. pinkan - Mei 8, 2009

Klu aku lain lagi…boleh belanja….tapi kira2 dunk…mampu gak bayarnya???

@Hahaha…benar juga, terima kasih atas sharingnya pinkan 🙂
Best regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

14. zahry - Juli 18, 2011

Huaduh….jadi ngeri pegang kartu kredit

15. awi - Desember 27, 2011

Inginnya sih ngak punya kartu kredit… tapi ketika mau pengajuan KTA diharuskan punya historical kartu kredit. ada informasi ngak u ntuk KTA tanpa kartu historical kartu kredit. Makasih bgt….

16. tottoque - April 13, 2012

jadi ngeri-ngeri sedap juga nih

17. ryowardhana - Oktober 28, 2012

Sangat baik ulasannya mbak. Oya bagaimana mengenai CC BII mbak?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: