jump to navigation

Mati Mendadak Saat Berolahraga, Mengapa? Januari 29, 2008

Posted by elindasari in Kesehatan.
trackback

Lagi asyik2nya olahraga tiba2 ngedebuk jatuh pingsan & tak lama kemudian… menghembuskan nafas terakhir. Iiiii…serem & tragis bukan ???

Nah bagaimana hal ini bisa terjadi & langkah2 apa sebaiknya kita lakukan untuk mengantisipasinya ?
(Memang sich semuanya ada di tangan Tuhan…tapi sebagai manusia biasa, hendaknya kita tetap boleh berusaha yang terbaik bagi diri kita, bukan ?)

Ok sekarang kita coba mengutip & mengupas beberapa kilas balik dari peristiwa ini, yaitu :

Sudden death atau mati mendadak, itulah yang dialami pelawak kenamaan Basuki, 12 Desember lalu. Pemilik nama lengkap H. Agus Basuki bin Suwito Hadiwiryono, yang lahir 5 Maret 1956 silam ini meninggal saat tengah bermain futsal di Gedung MS Futsal, Cibubur, Jakarta Timur.

Menurut Margono, rekan sepermainannya, Mas Karyo, begitu ia kerap disapa, oleh dokter dinyatakan meninggal akibat serangan jantung. Sugi, saksi mata sekaligus karyawan MS Futsal menyebutkan, bapak tiga anak dan kakek satu cucu ini kebetulan bermain tanpa pemanasan terlebih dahulu.

“Almarhum datang terlambat, dan baru bergabung di lapangan sekitar pukul 18.30. Permainan sudah berlangsung sejak pukul 18.00. Sekitar 15 menit sejak masuk ke lapangan tiba-tiba dia terjatuh di dekat papan skor. Rekan-rekannya langsung memberikan pertolongan. Saat itu terdengar napasnya seperti mendengkur,” tutur Sugi dalam sebuah wawancara.

Setelah diberikan napas buatan, almarhum dilarikan ke RS Melia, Cibubur. Namun, jiwa tokoh pencetus ungkapan wes hewes hewes, bablas angine ini tak tertolong. Ia meninggal.

Sebetulnya olahraga sangat penting untuk kesehatan jantung. Menurut Dr. Michael Triangto, Sp.KO, olahraga bermanfaat antara lain untuk menguatkan otot, tulang, jantung, dan paru-paru, serta melancarkan peredaran darah.

Lalu, mengapa orang justru meninggal mendadak saat sedang berolahraga?
Adakah olahraga tertentu yang membahayakan kesehatan? Olahraga apa saja yang baik untuk kesehatan jantung?

Menurut Kepala Departemen Kedokteran Olahraga PB PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) ini, jenis olahraga yang dianjurkan untuk memelihara kesehatan bukan olahraga prestasi atau yang sifatnya permainan, seperti bulutangkis, tenis, sepakbola, ataupun futsal.

“Olahraga yang sifatnya permainan tidak dianjurkan karena temponya bisa tiba-tiba cepat atau tiba-tiba melambat,” ujarnya.

Banyak kejadian meninggal saat melakukan olahraga prestasi, terutama pada mereka yang memillki risiko tinggi mengalami gangguan jantung. “Terutama jika umur sudah di atas 50 tahun,” katanya.

Untuk menghindari musibah tersebut, Dr. Michael menganjurkan mereka yang berisiko mengalami gangguan jantung memilih olahraga jenis aerobic saja. Jalan cepat, joging, berenang, bersepeda, dayung, atau senam jantung sehat tidak membahayakan kerja jantung.

Olahraga jenis aerobik dianjurkan karena memacu kerja jantung secara bertahap. Pengertiannya, olahraga jenis ini memacu jantung untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya guna memenuhi kebutuhan oksigen ke seluruh tubuh.

Minimal olahraga ini dilakukan 15-30 menit secara rutin tiga kali sepekan, dalam hari yang tidak berurutan. Hal ini untuk meningkatkan kebugaran. Menghindari lift, lalu naik tangga juga termasuk olahraga aerobik. Parkir mobil di tempat yang jauh dari pintu masuk, lalu berjalan, juga sangat dianjurkan.

Bahaya di Atas 30

Mereka yang tidak terbiasa berolahraga, sebaiknya mengecek kondisi kesehatannya terlebih dulu sebelum ikut olahraga permainan. Walau terlihat sepele, hal ini harus dilakukan agar tidak fatal akibatnya.

Kematian mendadak sesaat setelah melakukan olahraga permainan terjadi karena tubuh tidak terbiasa melakukan aktivitas fisik yang berat. “Olahraga futsal, seperti yang dilakukan almarhum Basuki, termasuk dalam kategori aktivitas fisik berat. Bisa saja dia sudah mengalami kelainan pada jantung, sehingga aktivitas fisik berat tersebut menambah beban pada jantungnya,” ujar Dr. Sadoso Sumosardjuno, Sp.KO, redaktur ahli Gaya Hidup Sehat.

Bila hendak melakukan olahraga permainan, cek dahulu kesehatan atau kondisi tubuh. “Jangan melakukannya secara mendadak, padahal kita tidak tahu kondisi tubuh,” kata dokter senior di bidang kesehatan olahraga ini.

Selain itu, juga ada kemungkinan kebiasaan yang kurang menguntungkan. Contohnya, malam sebelum melakukan olahraga permainan tersebut, tidur terlalu larut atau memiliki kebiasaan jelek seperti merokok.

Langkah lain yang juga harus dilakukan sebelum melakukan olahraga permainan, terlebih pada mereka yang jarang atau sama sekali tidak pernah berolahraga, tentu saja dengan berlatih sedikit demi sedikit. Perubahan mendadak untuk badan yang tidak terlatih dengan baik malah bisa membahayakan.

Sebaliknya, bagi mereka yang memiliki kebiasaan jalan kaki setiap pagi dan kemudian bermain olahraga permainan, tentu saja tidak menjadi masalah. Sebab, kondisi jantungnya sudah terbiasa dengan latihan rutin.

“Hal penting yang perlu diingat adalah tidak melupakan pemanasan. Pemanasan itu sangat diperlukan,” kat Dr. Sadoso.

Pemanasan bukan hanya untuk olahraga permainan, tetapi setiap akan melakukan olahraga apapun.Kalaupun kurang pemanasan dan kondisi tubuh baik-baik saja, dalam arti tidak memiliki gangguan penyakit, tidak berakibat terlalu fatal, mungkin pingsan. Namun, akan menjadi fatal bila ada penyebab lain yang menyertai.

Menurut Dr. Sadoso, “Sebenarnya tidak terlalu masalah bila mereka yang berusia di atas 30 tahun melakukan olahraga permainan kalau kondisi tubuhnya baik, kesehatan jantungnya juga baik, istirahat cukup.

Dengan kata lain, baru mau melakukan olahraga permainan ketika usia sudah di atas 30 tahun, dan jantung tidak terlatih, sebaiknya berpikir berulang-ulang kalau tidak mau mati mendadak.

Olahraga yang CocokBerbagai penelitian memperlihatkan bahwa olahraga teratur dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Olahraga bersifat aerobik cenderung memberi keuntungan besar, tetapi beberapa di antaranya, seperti berlari, sering terlalu berat untuk persendian bagi orang yang mulai usia lanjut.

Ada beberapa jenis olahraga yang menguntungkan dan tidak terlalu sulit dilakukan orang lanjut usia.

Meski begitu, Anda tetap harus minta petunjuk dokter sebelum menjalankan program
olahraga.

* Renang adalah jenis olahraga yang paling lengkap.
Olahraga ini menggerakkan semua otot tubuh dan jarang menyebabkan luka karena tidak membebani persendian.

* Aqua aerobics adalah aktivitas tanpa tekanan yang bersifat
menyenangkan.
Jenis olahraga ini seperti olahraga aerobik low impact yang menguntungkan seluruh bagian tubuh.

* Jalan adalah olahraga semua kelompok umur dan merupakan aktivitas
sosial yang bersifat low impact.
Anda dapat mengobrol dengan teman-teman selagi berolahraga. Jalan cepat
dapat membakar kalori per kilometer yang kira-kira sama jumlahnya dengan kalori yang terbuang bila Anda lari.

* Latihan kekuatan membantu mempertahankan postur tubuh dan rasa
keseimbangan. Jenis olahraga ini penting untuk orang lanjut usia.

* Latihan kelenturan merupakan latihan penting untuk orang lanjut usia.
Latihan ini membuat sendi lentur dan membantu menghilangkan efek akibat
serangan artritis.

* Yoga merupakan latihan kedisiplinan yang sudah ada sejak lama.
Latihan ini dapat membangun kelenturan, stamina, dan pengontrolan
napas, sering disebut The Fountain of Youth.

* Taichi, olahraga bela diri dari Cina, dapat memperbaiki keseimbaingan
dan koordinasi.
Latihan ini juga membangun kekuatan otot untuk memperbaiki control motorik dan postur tubuh. Latihan ini memberi efek menenangkan bagi
pikiran.

Pentingnya Pemanasan

Pemanasan sebelum olahraga diperlukan untuk mengurangi risiko cedera.
Dengan pemanasan, tubuh siap berolahraga. Pemanasan akan meningkatkan aliran darah di sekujur tubuh. Ini artinya otot-otot tubuh dapat bergerak lebih mudah.

Pemanasan sebaiknya mencakup aktivitas fisik ringan. Pastikan Anda melakukan pemanasan bagi otot sebelum berolahraga. Contohnya, kalau Anda seorang pelari, beri pemanasan yang cukup pada otot kaki.

Ada beberapa tip melakukan pemanasan:

* Lakukan gerakan ringan selama 1-5 menit
* Anda bisa melakukan jalan santai atau joging. Ini menjadi cara yang
baik untuk memanaskan otot dan mempersiapkan tubuh untuk berolahraga.
* Pastikan pula Anda melakukan peregangan sebagai bagian dari
pemanasan, terutama bila Anda berolahraga intensif atau dengan
kecepatan tinggi.
* Jangan lupa lakukan pendinginan usai berolahraga dengan peregangan
lagi. Juga lakukan aktivitas ringan seperti berjalan.

Yang penting sebelum melakukan olahraga permainan:

* Setiap orang harus mengetahui kondisi tubuhnya.
* Lebih baik berlatih sebelum bertanding.
* Jangan lupa siapkan fisik dengan tidur cukup. Tidur hanya dua jam
lalu ikut olahraga permainan. bisa membahayakan keselamatan diri.

Nah, mudah-mudah tip dan cerita di atas bisa diambil hikmah & manfaatnya. Selamat berolah raga. Eit jangan lupa pemanasan dulu yach !!!

Komentar»

1. nicoustic - Februari 7, 2008

Weleh luengkap rek

2. muhammad - Februari 16, 2008

apa ya sih??????

@ menurut artikel2 begitu. Hehehe. Terima kasih atas kunjungannya.

Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

3. santolim - April 3, 2008

iya sih banyak orang-orang yang sudah berumur kadang masih ingin tampil muda. Akibatnya mereka terlalu memaksakan fisiknya untuk mengimbangi atau menang dari lawan. Olah raga seperti thai chi, senam, jalan, renang, itu mungkin lebih baik..

4. J.H.N - April 20, 2008

Thanx ya informasinya lenkap sekali

@ Terima kasih telah berkunjung !

Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

5. faruk - Agustus 1, 2008

terima kasih artikel anda sangat bagus, pentingnya memperhatikan keselamatan dalam berolahraga harus benar2 diperhatikan.

6. Andy Herman - Oktober 14, 2008

thanks…infonya…lengkap sekali !
seandainya blog ini kami sdh baca jauh2 hari sebelumnya;mungkin kami masih bisa mengingatkan kakak ipar kami tercinta yang berpulang tgl 28 Agustus lalu di lapangan bulutangkis sesaat stlah bermain.

@Turut berduka atas meninggalnya kakak ipar Mas Andy Herman yach. Semoga artikel ini bisa bermanfa’at.

Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: