jump to navigation

Suplementasi Leptin di Susu Formula Bikin Bayi Tidak Kegemukan? November 14, 2007

Posted by elindasari in Kesehatan.
trackback

Para ilmuwan sedang mengembangkan susu formula yang akan diberikan kepada bayi untuk mencegahnya kegemukan (obesitas). Seperti kita tahu, bayi yang minum susu formula cenderung lebih gemuk dibanding mereka yang minum air susu ibu (ASI). Tentu saja jika hal ini benar, merupakan kabar gembira bagi para ibu yang tak bisa memberi ASI untuk buah hati dengan berbagai alasan.

Penelitian kontroversial tersebut bertujuan memberikan suplemen susu bayi dengan sebuah hormon yang menekan rasa lapar. Studi pada hewan dengan hormon leptin dapat memprogram otak mencegah makan berlebihan sepanjang hidupnya.

Namun ketakutan muncul terkait faktor keamanan, karena hal ini menyangkut otak bayi yang akan ‘diprogram.’
Susu formula bayi, bersama-sama dengan sediaan leptin yang ‘bersahabat dengan anak’, dikembangkan oleh Professor Mike Cawthorne, direktur penelitian metabolik di Clore Laboratory, University of Buckingham.

Prof Cawthorne sudah menunjukkan bahwa pemberian suplemen leptin pada tikus percobaan pada awal kehidupannya memberikan perlindungan permanen terhadap kegemukan dan diabetes tikus itu di masa datang.

Studi yang dipublikasikan di American Journal of Physiology, menemukan bahkan pada hewan dewasa yang diberi pakan berlemak tinggi tetap bisa kurus setelah di awal hidupnya diberi leptin. Pemberian hormon leptin pada tikus hamil terlihat memiliki dampak jangka panjang terhadap keturunannya. Hewan yang diberi leptin setelah melahirkan juga tetap kurus meski selama kehamilan diberi diet tinggi lemak. Sebaliknya pada hewan yang dijadikan kontrol selama percobaan mengalami kenaikan berat badan dan mengidap diabetes.

Prof Cawthorne beralasan dia hanya memberi bayi apa yang seharusnya mereka dapat dari air susu ibu. “Susu formula yang diberi suplemen itu hanyalah menambahkan sesuatu yang terdapat pada ASI,” ujarnya kepada majalah Chemistry & Industry, yang melaporkan penelitian ini dengan memberikan judul provokatif,”ASI mengandung leptin dan susu formula tidak.”

Studi sebelumnya yang mengamati kemampuan leptin mengurangi rasa lapar pada responden menunjukkan hasil yang mengecewakan. Soal ini, Prof Cawthorne yakin karena penelitian itu melibatkan orang dewasa, bukan bayi. Leptin tampaknya hanya akan bekerja pada otak bayi.

“Anda hanya perlu mengonsumsinya dalam jangka waktu pendek, hanya di awal kehidupan,” ujar Prof Cawthorne.

Iklan

Komentar»

1. Reni - Maret 10, 2008

wah klo ada jurnal atau hasil penbelitian yang terkait dgn ini baru boleh dipercaya deh…
tp Tuhan sudah menyediakan ASI sbg makanan bayi awal dia di dunia gratis tanpa beli lohhh…makanya bagi ibu2 jgn tkut kasih ASI ke anaknya banyak loh keuntungan ASI….

@ Setuju, ASI tetap yang terbaik !
Terima kasih atas kunjungannya.

Best Regard,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

2. Bunda sheeva - Januari 9, 2009

Saya bingung anak saya cuma 3 buln aja mau asi,skarang tdak maau sy tkt kalo anak sy tdak cocok sufor

@Bunda Sheeva, saya juga pernah mengalami hal serupa. Hanya pada sa’at itu kebetulan saya harus segera aktif kembali di kantor setelah cuti selama 3 bulan. Akhirnya saya mencoba mengakalinya dengan memasukkan asi (yang sudah di perah) ke dalam botol bila belum sempat diminum dimasukkan ke dalam kulkas, dan jika akan diberikan ke anak sebelumnya direndam dulu botolnya (yg ada asinya) di air hangat untuk beberapa sa’at. Cukup sampai hangat saya.
Dan ternyata trik ini cukup berhasil sampai asi saya tidak keluar lagi (3-4 bulan kemudian).

Sedangkan untuk susu formula cobalah untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter / bidan anak. Karena memang tidak semua anak cocok dengan susu formula. Bila masih dalam taraf mencoba saya anjurkan beli dalam kemasan (box) atau kaleng kecil dahulu. Cobalah amati anak ibu apakah lebih menyukai rasa manis atau tawar atau rasa yang agak gemuk / asin. Lalu baru mencari susu formula yang kira-kira cocok tadi. Ibu juga dapat membaca komposisi susu dari box / kaleng susu yang dijual, coba bandingkan dengan beberapa merk susu, sehingga bisa mencarikan yang terbaik bagi anak.

Nah sekian dulu sharingnya ibu 🙂 🙂 🙂

Best regrad,
Bintang
https://elindasari.wordpress.com

3. arienta - Juli 26, 2011

setuju asi paling baik utk bayi tp setelah anak saya lepas asi saya berikan susu yg mirip dengan asi yang terlalu manis rasanya

4. susan - Juli 26, 2011

iya saya kahirnya nemuin susu formula utk balita saya yang ga terlalu manis rasanya krn kl sering mengkonsumsi yg manis manis bisa mengakibarkan diabetes

5. dian - Juli 26, 2011

Mau gmn2 memang asi yg paling bagus, tp nyusuin juga butuh dukungan, klo orang rumah aja da ga mendukung da susah deh, usaha 1/2 mati untuk kasih anak asi, mana kita harus kerja setelah 3 bulan cuti. Jd harus sediain asip, klo kluarga ga mendukung bukannya asip yg dikasih malah sufor, dengan alasan lebih praktis…

6. desy - Juli 26, 2011

Aku juga ngalami hal yg sama nih, aku maunya kasih anakku asix selama 6 bulan, itu juga penuh perjuangan, yg waktu msh 4 bulan sudah disuruh kasih bubur, yg ktnya abis asi suruh kasih air putih…padahal semua itu kan ga perlu untuk anak yg asix, tp orang rumah ga mau tau, yg mereka pikirkan cuma gmn caranya gendutin anakku, karna bagi mereka gemuk=sehat.

7. camill - Juli 26, 2011

aku setuju asi memang yg terbaik buat anak……
dan setau aku yg membuat obesitas itu bukannya semacam gula buatan yg ada di sufor juga ya…..dan juga di makanan dan minuman lain….dan menurutku kalo anak kita dr kecil dibiasakan makan yg seht dgn pola makan teratur kurasa ga usah pake leptin juga ga akan obesitas

8. ayu - Juli 26, 2011

anak asi kalo makannya djaga dan teratur ga akan obesitas dan juga batasi cemilan dan jajanan yg ga sehat krn banyak kandungan gula tambahan dan bahan kimia” lain

9. Triana - Juli 26, 2011

asi emang the best deh, amazing… anakku asi sampe sekarang hampir 1tahun umurnya, banyak yg bilang dia lebih kurus dr anak2 lain dan harus ditambah sufor. padahal udah ditambah sufor, cuma kalo mau tidur atau tengah malem pas bobo dia maunya asi terus karena udah kebiasaan kali ya?

10. Maya - Juli 26, 2011

setujuuuu untuk anti kegemukan pd balitaaaa!!! apalagi riwayatan diabetes dr nenek moyang.. duhhh, harus waspada bener nih dlm pemberian makanan utk anak..

11. Mitha - Juli 26, 2011

Susu formula lebih baik pilih yang tidak mengandung gula tambahan. Gula tambahan juga bisa mengakibatkan obesitas buat anak kita.

12. Nana - Juli 26, 2011

banyak bgt ya bahaya untuk si kecil, kita sebagai orang tua harus lebih hati2 lagi dan cermat dalam pemilihan susu untuk si kecil.

13. riany anche - Juli 26, 2011

tapi tetep harus diingat yah kalau memberikan anak sufor jangan yang kaya akan gula tambahan, biar anak ga jadi obesitas.

14. miranthy - Juli 26, 2011

share dong bun, sebenarnya apa yah gunanya gula tambahan dalam makanan ataupun susu formula selain membuat rasa makanan / susu formulanya menjadi lebih manis??

15. dheeann - Juli 26, 2011

kalau susu yang tanpa gula tambahan juga nggak bikin anak jadi gemuk kan..?
soalnya kandungan gula kan diubah tubuh jadi kalori..kalo jumlah yg dikonsumsi melebihi yg dibutuhkan tubuh,jadi bisa bikin kegemukan..
jadi kalo asupan gulanya dijaga berarti bisa jaga berat badan juga..

16. rahayu - Juli 26, 2011

kalau aku sih kasi anakku susu anmum essential yg gak ada kandungan gula tambahannya,biar anak gak sampai kegemukan..
toh anak masih dapetin asupan gula dari makanan dan minuman yg lain..tapi aku biasain anakku untuk makan sayur dan buah yg kandungan gulanya alami dan juga banyak seratnya..

17. HarLea Thomas - Juli 26, 2011

Terima kasih share nya mba…saya termasuk ibu yang tidak bisa memberikan asi..
selama sebulan saya keukeh gak mau kasih susu formula, tapi berat anak saya terus menurun akibat ASI gak kluar banyak
akhirnya terpaksa memakai sufor tapi tetep juga memberikan ASI walau dikit, setidaknya masuk.
dan sy baru tau sih ternyata sufor bisa bahaya jg

18. Love Nyca - Juli 26, 2011

wah mesti extra hati2 yah kalau beli sufor…
Karena nakku sudah balita jadi saya menambahkan sufor walau makannya jg gak susah sih.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: