To Be a Perfect Woman ?. No, Thanks !. Mei 20, 2009
Posted by elindasari in Renungan.Tags: bersyukur, Bintang, Cerita Lalu, Dipuja, Disanjung, Kampus, Monica Belluci, Replica, Sempurna, Tania
29 comments
Menjadi seorang wanita yang sempurna akan lebih Ok dari kita semua ?. Hem…apakah hal itu hanya justru mengindikasikan rasa percaya diri kita yang rendah ?. Hah…entahlah…
Yap..itulah sekelumit pikiran yang melayang-layang dalam unsur elektro kimia otakku pagi ini. Hem, saya coba berpikir sejenak untuk mencerna dan menganalisa dari sisi pikiran dan perasaanku sebebas-bebasnya. Aku mulai menguraikannya dalam opini bebasku. Pikirankupun langsung melayang ke beberapa orang yang pernah kukenal dari masa lalu.

To Be a Perfect Woman ? No, Thanks !
Tania adalah sosok perempuan yang hebat, atau boleh kuberi gelar “luar biasa”. Betapa tidak, apa yang dulu pernah kudambakan melekat erat pada dirinya. Tahukah kau sobat, kalau boleh kugambarkan disini sosok seorang Tania yang dulu kukenal. Berwajah cantik, perpaduan wajah blasteran Indo yang oriental dengan Itali. Menjadikannya tak ubah seorang model berkelas. Ditambah penampilannya yang selalu trendi, berotak cemerlang lengkap dengan segudang prestasi yang diraihnya baik dibidang akademik maupun bidang lainnya. Suara dan bahasa tubuhnya sangat sempurna. Wow…sungguh gambaran wanita yang sangat sempurna dimataku kala itu.
Apalagi ditunjang olah fakta-fakta yang lain, orangtuanya kaya raya, dan pada sa’at kami duduk dibangku kuliah, Tania sudah mempunyai seorang pacar / cowoq yang juga tak kalah sempurna dengannya. Duch semakin lengkaplah sosok seorang Tania yang pernah kukagumi.
Kalau aku boleh menambahkannya lagi, Tania selalu jadi rebutan perhatian, semua tindak tanduknya, tingkah polanya, selalu jadi pusat perhatian. Sehingga tak dinyana lagi kalau Tania juga selalu dikelilingi oleh para sahabat / teman.
Dan tahukah kau para sobat, kalau aku boleh jujur mengungkapkan isi hatiku pada sa’at itu, aku “Iri” padanya, karena aku sangat bahkan terlalu mengaguminya. Astaga…
Yach, bisa dibilang di kampusku dulu, sosok Tania tak ubah seorang Super Star, bahkan beberapa orang teman terdekat sempat mengatakan kalau sosok Tania tak ubah replica “Monica Belluci”. Seorang Tania selalu menjadi buah bibir dan topic yang menarik & hangat dikalangan kampusku.
(lagi…)
YUK, BERSYUKUR ATAS REZEKI YANG KITA PEROLEH Februari 24, 2009
Posted by elindasari in Artikel.Tags: berkah, bersyukur, Gaji, Income, rejeki, Syukur
17 comments

Sekarang ini gejala krisis semakin terasa.
Korban-korban kekejaman ekonomi semakin berjatuhan.
Gelombang PHK mulai merajarela.
Tak sedikit teman dan kerabat yang jadi korbannya.
Hem, sepertinya kehidupan semakin susah untuk
sebahagian besar orang yang mengalaminya.
Sebenarnya dampak ini sudah berlangsung cukup lama,
tapi sekarang ini semakin terasa bagi kebanyakan
rakyat Indonesia yang memang masih banyak hidup di
bawah standard. Entah bagaimana cara mengatasinya.
Saya sendiri belum bisa berbuat banyak untuk mengatasi
hal ini.
Tapi, sebagai bahan renungan bagi teman-teman, saya
ingin mengajak sejenak untuk meluangkan waktu agar
dapat lebih mensyukuri atas Rejeki yang masih kita
peroleh sampai detik ini.
Mari kita jadikan GAJI atau INCOME yang kita terima
sebagai GAJI / INCOME yang Berkah, dengan cara antara lain :
Berhemat :
Hargailah setiap rupiah yang kita peroleh dengan
lebih cermat dalam mengeluarkannya.
Susun prioritas pengeluaran & selektif dalam berbelanja.
Ayo Hemat… agar Selamat
(dalam hadapi dampak krisis keuangan global)
Menabung :
Mulailah biasakan diri untuk menyisihkan sebagian yang
diperoleh untuk bekal kehidupan kita di masa depan -
karena kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi
di hari esok.
Save or Sorry (Menabung sekarang atau Menyesal di kemudian hari)
vMembantu sesama :
Senatiasa berbagi kebahagiaan pada mereka yang kurang
beruntung sebagai wujud rasa syukur kita pada karunia Tuhan.
Bantuan tidak harus selalu berupa uang,
bahkan hanya dengan menyumbang sampah daur ulang dari
sisa belanja rumah tangga, kita dapat membantu masyarakat tidak mampu.
Misalnya saja barang-barang yang masih bisa di-daur ulang
kita sumbangkan untuk berbuat kebajikan / kemanusiaan lewat depo-depo
penampungan barang-barang daur ulang yang sekarang mulai marak digalakkan.
More we Give, more we Get (in many ways)…
Terimakasih Tuhan, yang telah mengkaruniakan hidup dan rezeki kami !
Semoga bermafa’at dan memberi inspirasi.
M E N G E L U H Desember 10, 2008
Posted by elindasari in Artikel.Tags: bersyukur, Cemberut, Diantara, Mengeluh, Ngomel
10 comments

Aha…pagi-pagi ketika saya baru saja tiba di kantor rekan
sekerjaku udah mulai berita paginya….yup liputan 8 pagi dimulai….
(hehehe…curhat sekaligus mengeluhkan masalah pekerjaannya).
Dia mulai merepet & ngomel-ngomel tentang pekerjaannya kemarin,
yang belum selesai dan gara-gara pekerjaan yang direvisi terus-terusan
itu rekanku menderita penyakit Be Te, Bad Mood etc….
Wajahnya ditekuk, mulutnya sekonyong-konyong maju beberapa
senti kedepan, keningnya berkerut dan rambutnya seakan berdiri semua,
karena kepalanya mulai pening. Bahkan yang lebih parah saya mulai
berhalusianasi kalau di kepala rekanku ini mulai tumbuh tanduk
di kedua sisinya, bahkan yang lebih parah di sekelilingnya mulai muncul
asap laksana locomotif jaman bahelak (lokomotif berbahan bakar
batubara), hehehe…(Ma’af…)
Itulah gambaran rekanku yang sedang kesal karena ulah atasannya yang
seenak udelnya merevisi pekerjaan yang seharusnya udah final
dari beberapa hari sebelumnya.
Nah, lalu apa kaitan semua ini dengan saya ?. Apa dosa saya, hehehe
CARA & CIRI BERPIKIR POSITIF Juli 2, 2008
Posted by elindasari in Tips.Tags: alasan, bahasa positif, bahasa tubuh, berpikir positif, bersyukur, Cara, ciri, citra diri, gosip, hidupnya, ide, pikiran negatif, saran, tantangan
7 comments
Semua orang yang berusaha untuk meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya, pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Tapi, bagaimana melatih diri kita supaya pikiran positiflah yang ‘beredar’ di kepala kita, tak banyak orang yang tahu.
Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu cara & ciri-ciri orang yang berpikir positif. Kalau kita sudah tahu, maka kita mulai mencoba meniru jalan pikiran tersebut.
Yuk kita bahas bersama :
(lagi…)