SAODAH (DO’A GADIS KECIL bagian 2) Agustus 5, 2011
Posted by elindasari in Lain-lain.Tags: Do'a, Gadis, mukena, Mushola, sholat, subuh
18 comments
Separuh hari ini hampir kuhabiskan menemani Ibuku berbelanja persiapan untuk lebaran. Aku juga membeli sesuatu buat seseorang. Aku juga sudah merencanakan bahwa aku akan tetap sholat tarawih dan akan sholat di musholla yang berada di tengah kampung itu pada malam hari nanti. Aku ingin memberi surprise buat gadis kecil bernama Saodah yang kutemui dua hari lalu.
Sehabis berbuka puasa aku bergegas mengajak suamiku untuk menemaniku sholat disana. Tapi sayang semua anggota keluargaku hendak sholat di masjid dekat rumah saja. Alasannya penceramahnya kali ini uztas top.
Akhirnya aku hanya berdua saja dengan ibu ke musholla itu.
Aku dan Ibu kali ini dapat shaft agak didepan, karena kami datang agak awal. Tapi yang membuatku sedikit gelisah, Saodah dan sang nenek tak kunjung tampak. Padahal sholat tarawih akan segera dimulai. Selesai sholat tarawih aku bergegas menggulung sejadahku.
Aku dan Ibu masih melihat-lihat, siapa tahu Saodah dan nenek ada di mushola. Tapi sudah hampir habis jamaah yang pulang sang nenek dan Saodah tetap tak saya temui.
Akhirnya aku dan Ibu memutuskan untuk segera pulang ke rumah.
######
Beduk tanda Imsak terdengar, sebentar lagi Azan subuh. Aku memutuskan untuk sholat subuh dengan ayah dan ibu di mushola kampung sekalian menemani mereka mengaji sampai pagi. Aku sengaja tetap membawa sesuatu yang hendak kuberikan buat Saodah untuk antisipasi kalau nanti ketemu mereka disana.
Ei…benar saja, ternyata ketika aku memasuki kaki di halaman mushola aku melihat gadis kecil Saodah. Tapi kali ini hanya bersama dua orang anak lelaki yang sudah agak besar, tampaknya dari gandengan tangannya aku bisa menebak kalau mereka adalah kakak-kakak Saodah.
“Assalamualaikum Saodah”, sapaku dan dibalas “Waalaikumsalam” oleh mereka bertiga.
“Wah, Saodah tidak bersama nenek ?” tanyaku.
“Nanti nenek nyusul tante!”, jawab gadis kecil ini pendek.
Akhirnya kami tiba didalam musholla. Aku mulai membentangkan sejadah dan memakai perlengkapan sholat. Saodah tampak mengambil tempat 2 shaft dibelakangku. Lalu aku melihat Saodah tampak berusaha memasang mukena dari kain dengan bantuan seorang teman perempuannya yang agak besar. Tampaknya hasil mukena buatannya masih berantakan.
“Saodah, Saodah kemari !”, aku memanggil gadis kecil itu sambil melambaikan tangan. Tapi tampakannya Saodah agak ragu untuk menemuiku. Aku tetap memanggilnya beberapa kali sambil tetap melambaikan tangan.
Akhirnya Saodah menemuiku bersama beberapa orang anak perempuan yang agak besar yang membantunya tadi memasang mukena dari kain dan peniti.
“Ini, tante mau kasih Saodah sesuatu, langsung dibuka dan dipakai yah !” ujarku.
Gadis kecil ini hanya mengangguk tanda mengiyakan. Dengan cekatan aku melepaskan mukena kain yang tampaknya baru setengah jadi yang semula dikenakannya. Aku menggantinya dengan memasangkan mukena baru hasil perburuanku kemarin.
Kupasangkan dengan cepat dan akhirnya selesai. Saodah sudah memakai mukena barunya. Dan aku juga memberikannya sebuah sejadah bercorak senada dengan mukenanya. Gadis ini menjadi tampak semakin cantik. Sangat cantik dengan Mukena bermotif kotak-kotak dan sedikit hiasan bunga di sisi bawah dan kepala.
“Gimana, Saodah suka sama Mukena dan sajadah barunya?”, tanyaku kepadanya.
Tapi aku mendapati gadis mungil ini, menangis sesegukan. Yah Tuhan, kenapa dia menangis yah ?. Hatiku menjadi sedikit ciut.
Tapi diselah-selah tangisnya dia mengucapkan terima kasih….”Terima kasih tante !”….Saodah sangat suka mukena baru ini….”Terima kasih tante!”…ucap gadis kecil ini sambil berlari kecil kembali ke shafnya di belakang.
Aku sejenak terdiam. Jujur aku sempat bingung dan hatiku ciut ketika gadis ini tadi menangis. Tapi aku tahu, sebenarnya dia sangat gembira.
Ketika sholat subuh hampir dimulai, diam-diam aku menoleh kearah Saodah. Kulihat gadis kecil ini tampak merona. Wajahnya begitu ceria. Aku lihat dia sangat bersemangat untuk memulai sholat
subuhnya dengan mukena barunya.
Terima kasih yach ALLAH, karena aku telah membuat gadis kecil ini gembira sekali.
Semoga dia semakin rajin sholat setelah ini. Semoga dia menjadi anak soleha. Amien
Semoga tulisan ini membawa manfa’at dan inspirasi.
YANG PERTAMA ….. Agustus 3, 2011
Posted by elindasari in Artikel.Tags: Asyik, Blog, Blogger, Pertama, Pertemuan, Ramai, Seru
11 comments
Waktu menunjukkan pukul 11.30 menit ketika saya menginjakkan kaki di F ood Court Pasar Raya Blok M hari Sabtu, tgl 30 Juli 2011 lalu. Pertemuan Blogger dijanjikan sekitar jam 13.00 di tempat ini. Jadi utk mengisi waktu menunggu saya memesan segelas capucino complete sambil berbb ria dengan Putri (blogger muda yang asyik kalau cerita…hahaha)
Eit…tidak lama berselang saya melihat seorang ibu muda dengan seorang lelaki kecil yang lucu dan menngemaskan. Merekalah yang saya tunggu… Celeb Blog datang !!!
Yoi…akhirnya pada hari itu saya dapat bertemu langsung dengan mbak Imelda dan putranya Kai, sayang pada hari itu saya tidak berjumpa dgn Riku yah ? (Putra pertama mbak Imelda yang juga sangat menggemaskan kalau lihat dari photo dan cerita2nya di blog). Maklum lebih kurang setahun yang lalu kami sempat mau ketemuan, tapi karena sesuatu hal, jadi belum bisa ketemu. Nah…kebayangkan gimana senangnya saya akhirnya jumpa juga dgn mbak Imelda kali ini, hohoho….
Dan…tentu saja sahabat-sahabat blogger lainnya yang akhirnya pada berdatangan.
Mereka adalah Yessy, Mbak Diadjeng beserta seorang putrinya, Bunda Edratna beserta putra pertamanya yang juga seorang blogger Narpati, Bang Herry (yang ternyata jebolan Gontor), Kika Syafii, Reti dan lelaki mungilnya yang lucu Moza (yg baru berumur 7 bulan) lengkap keluarganya, Bang Isro (Penggemar Sepeda Ontel) beserta Isteri tercinta, Retty Hakim, Elizabeth (fans nya mbak Imelda), dan satu lagi ma’af namanya lupa ? pakai kaos wayang warna hitam….hahaha…

Bang Herry, Mbak Imelda, Kai, Retty+Moza, Yessy, Mbak Diajeng, Bunda Edratna, Narpatih, Elindasari, Bang Iso+Isteri
Kesan saya ternyata para blogger itu nyambungnya tidak hanya di dunia maya, di dunia nyatapun ternyata tidak kalah seru dan ramai. Meski semua baru pertama kali bertatap muka langsung dengan saya (kecuali Bang Isro utk kedua kali) …. semuanya pada asyik diajak ngobrolnya. Dari bahas a sampai z. Mulai dari cerita pengalaman-pengalaman lucu, berbagi / sharing, cerita keluarga, wah….sepertinya kita-kita nggak bakal bubaran kalau bandnya pasar raya mulai manggung.
Berhubung senja sudah menjelang, band Pasar Raya mulai mentas dengan lagu-lagu menyambut Ramadhannya, suaranya yang lumayan bagus tapi sayang lumayan kencang (otomatis kita jadi nggak bisa ngobrol seru lagi), akhirnya kita menyudahi pertemuan hari itu.
Di hati saya hari itu adalah hari pertama tatap muka dengan sahabat-sahabat semua dan saya berharap akan ada lagi hari selanjutnya utk pertemuan kita lagi.
So nice and so happy day !!!
Terima kasih buat sahabat blogger semua, semoga tali asih kita selalu terbina !.
Special thanks buat mbak Imelda yang memprakarsai temu blogger ini.
Miss you all….BLOGGER….see you next time….






